N y a m u k

19 03 2009

Adakah manusia yang bisa bersahabat dengan nyamuk ???

Kalau seluruh manusia dibumi ini seperti aku, pasti semuanya sangat benci sama mahluk yang mempunyai nama NYAMUK.  Bayangkan, lagi enak2 tidur, tiba2 .. ngnguuiiiiingng.. ngnguuiiingng.. didekat kuping.. terus menclok diujung hidung dan dengan tenangnya menancapkan moncongnya.. dan kurang ajarrrrr… darah kita dihisapnya pula…. Sebel.. kesel.. sebel.. n keseeeelllll.. gatell..gatelll.. guaaateeellll…

Coba kalau nyamuk itu tidak meninggalkan rasa gatel yang keterlaluan, dengan senang hati akan kusodorkan tanganku, kubuka lengan bajuku… “Silahkan nyamuk2 sayang, makanlah sepuasnya, sedotlah darahku hingga kamu puas, karena sebanyak banyaknya kamu perlu tidak akan sampai membuat aku kena penyakit kurang darah”. Dengan senyum manis aku perhatikan nyamuk itu makan dengan lahapnya. Lalu apabila ada yang kekenyangan sampai enggak bisa terbang, maka akan aku diamkan dengan posisi tangan tidak bergerak.. kasihan… nanti dia jatuh..

Kenapa yaa Tuhan kok menciptakan nyamuk itu seperti itu, harus jadi musuh manusia nomor satu.. Kenapa harus meninggalkan bentol yang gatelnya nauzubillah….

Alangkah senangnya ketika sedang belanja di super market, ada raket pembunuh nyamuk yang sekali tepuk bisa tujuh nyawa melayang… sekali ayun.. maka teterereteteeeeet.. keringlah itu para nyamuk.. Setidaknya itulah harapanku disaat melihat raket itu. Tanpa pikir panjang lagi, raket itu kubeli.

Tibalah saatnya untuk membunuh para pengganggu yang menyebalkan itu… tapi tentu saja harus dengan taktik agar hasilnya maksimal…

Aku nonton TV dan sengaja memilih tempat duduk yang sudah kelihatan ada segerombolan nyamuk berseliweran.. Dengan senyum penuh ejekan, aku duduk dengan menjulurkan tanganku kearah mereka.. “Nyamuk sayang kemarilah, aku sediakn tanganku untuk kamu…”  Seperti yang diharapkan, entah berapa ekor nyamuk yang melayang mengelilingiku, semuanya bernyanyi gembira.. ngnguuiiiingng.. ngnguuuuiiingngng… ngnguuuuiiiiiiiiiiiiiiingngng.. mereka pikir manusia ini baik atau bodoh yaa..

Raket nyamuk tentu saja aku siapkan dekat2 agar mudah untuk diambil.. Dengan perlahan aku gerakan tangan yang satu dan .. Haaa raket sudah ada dalam genggamanku.. maka dengan suka cita aku ayun2kan, nyamuk2pun berterbangan, aku berdiri, berjalan kesana kemari, menyerang mereka dengan gagahnya, tidak ada satupun yang bisa lolos dari hantaman sang raket.. Teterereteteeeeeet.. tetereereeeteeet.. teteeeereeetet… Horeeee labih dari tujuh nyawa melayang….

Akupun duduk kembali, dengan senyum kemenangan aku amati raket sakti ini……. “Huuh rasain.. sejak sekarang kamu tidak akan pernah lagi bisa mengganggu aku”.

Tiba2 aku melihat kelompok2 manusia berdiri dibalik raket itu… Ada pegawai pabrik, ada disainer, ada peneliti, ada supir2 dan banyak lagi orang dibelakangnya. Lebih kebelakang lagi, aku lihat bangunan2 pabrik, kantor2 megah, toko2 hingga kios2 kecil dan mobil pengangkut seliweran… Aku terhenyak.. kaget.. merenung.. jauh lebih dalam lagi masuk kedalam tubuh bangkai nyamuk yang menempel pada raket…..

Yaa Allah, Engkau Maha Kuasa, Engkau Maha Pengasih dan Penyayang, Engkau ciptakan nyamuk seperti apa adanya sekarang, dengan segala kegatalan akibat gigitannya, ternyata untuk memberikan kehidupan bagi ribuan bahkan jutaan manusia dibumi ini….

Terima kasih yaa Tuhan…..


Actions

Information

One response

26 03 2009
larasati

well everything happened for a reason mother..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: