FENOMENA MUSIK BLUES di kota Bandung

14 02 2009

 

Didalam kehidupan manusia musik merupakan sebuah kebutuhan utama karena seluruh manusia akan merasa senang dan bahagia apabila dia mendengarkan musik yang dia senangi.

Akan halnya sebuah jenis musik yang tidak begitu digemari oleh masyarakat luas, bukan berarti musik ini tidak mempunyai arti yang sama didalam sebuah kehidupan manusia, malahan cenderung mempunyai kwalitas yang lebih tinggi dari musik yang sangat digemari oleh sebagian besar masyarakat.

Musik blues merupakan penggambaran kehidupan dari sekelompok manusia yang merasa dirinya tertindas oleh sebuah kekuasaan, dan didalamnya terdapat getaran jiwa yang kuat untuk dapat menyentuh hati terdalam seorang manusia. Didalam perkembangannya musik ini mendapat beberapa penambahan arti ataupun jangkauan rasa yang akan dicapai, sehingga akhirnya muncul berbagai jenis musik blues yang satu sama lain mempunyai ciri yang berlainan.

Ada semacam ganjalan yang begitu kuat bagi seseorang disaat dia menginginkan orang lain turut larut didalam irama kehidupan musiknya, yaitu tidak setiap orang akan merasa tersentuh oleh jiwa dari musik ini dan tidak setiap irama membawa pendengarnya terbawa oleh perasaan yang dirasakan oleh pemainnya sehingga seringkali sebuah musik atau lagu blues tidak dapat menjangkau manusia dalam jumlah banyak seperti musik lain yang sifatnya sangat umum.

Kekhasan dari musik jenis ini adalah sebuah lantunan tinggi dari sebuah alat yang dapat menjangkau ketinggian maksimum dari sebuah suara, dan ini adalah ekspresi dari sebuah jeritan dari hati terdalam untuk sebuah kebebasan.

Apabila kita mendengar sebuah musik blues, maka sangat dirasakan sebuah sentuhan menyayat pada hati yang membuat kita benar benar menikmati musik ini dengan sepenuh hati, dan apabila kita telah dapat menerimanya dengan seluruh indera rasa kita, maka kita adalah seorang penggemar musik blues yang sejati.

Fenomena musik ini di kota Bandung, seperti sebuah musik asing yang masih sukar diterima oleh sebagian besar masyarakat karena mayoritas masyarakat kota Bandung lebih menyukai musik yang lebih riang dan lebih mudah untuk diikuti dan mereka lebih menginginkan jenis musik yang dapat membuat ,mereka hidup bergairah. Namun demikian bukan berarti musik ini sama sekali tidak mempunyai penggemar, banyak juga orang Bandung yang menyukai jenis musik ini walaupun tidak dapat menjangkau jumlah yang sama dengan musik lain yang lebih ringan dan mudah diikuti.

Didalam kenyataannya jenis musik ini sering diadakan dikalangan tertentu yang nota bene adalah kaum intelek yang selalu menginginkan musik yang lebih menyentuh rasa terdalam dari sebuah kehidupan. Walaupun kita lihat para pemain belum tentu orang yang kita anggap intelek, tetapi selera dan kemampuan mereka dapat dikategorikan sebagai kemampuan luar biasa dan ini sebenarnya sangat mahal harganya.

Ketika sebuah grup musik  membawakan sebuah lagu berirama blues, hati kita seakan dibawa pergi oleh alunan tinggi melengking tetapi indah, dan saat itu kita merasakan sebuah getaran hebat untuk sebuah kebebasan.

Lalu bagaimana kehidupan para pemain yang mempunyai kemampuan tinggi ini, apakah mereka merasakan sebuah penghargaan yang setimpal  dengan nilai jenis musik yang mereka mainkan? Apakah mereka sudah cukup puas dengan mendapatkan kesempatan untuk melantunkan suara hati mereka?

Sangat ironis, sebuah kemampuan yang tinggi dari pengekspresian rasa dalam bermusik, ternyata tidak membuat hal ini dapat dijadikan sebagai pegangan hidup yang layak dan sangat ironis dimana pemain musik yang tidak mampunyai kemampuan tinggi dalam pengekspresian rasa, justru dapat menjadikannya sebagai pegangan hidup.

Siapa yang dapat kita harapkan untuk membuat para pemusik dapat menjadikan kemampuannya sebagai jaminan kehidupan mereka dimasa datang?

Sebuah pertunjukan amal sering tidak menggunakan musik ini sebagai rangsangan untuk para pendengar mengeluarkan dana dari kantongnya, malahan mungkin hampir tidak pernah karena musik ini dianggap tidak mempunyai daya pikat untuk banyak orang biasa, sebaliknya sebuah perayaan khusus keluarga kaya atau yang merasa elit, sering memakai pertunjukan music ini sebagai lambang dari kondisi kehidupannya.

Begitu sebuah keinginan mengangkat kehidupan mereka kearah yang lebih baik, maka berbagai kendalapun muncul dan yang lebih menonjol adalah mendatangkan para penggemar musik ini berdatangan dengan kesadaran bahwa musik ini adalah musik elit yang bernilai tinggi sehingga membuat setiap orang yang datang merasa berkewajiban memberikan imbalan yang pantas dan inilah tantangan bagi para penyelenggara pertunjukan musik ini. Disinilah titik awal berangkat dari sebuah rencana pertunjukan.

Dengan membuat sebuah kerangka dasar dimana sasarannya adalah meningkatkan pengunjung, maka penyelenggara harus membuat sebuah peta penggemar dengan cermat dan juga membuat skala prioritas para penggemar yang jelas. Pelajari seberapa banyak penggemar ini dan pelajari seberapa lama para penggemar ini dapat menikmati musik ini dengan baik.

Ada sedikit kendala yang mungkin harus segera diselesaikan sebelum setiap orang merasakan kehadiran sebuah perasaan yang dalam ketika mereka mendengarkan musik ini yaitu berikan sedikit pengarahan pada setiap lagu yang akan dibawakan sehingga rasa dan keinginan untuk terus menikmati akan tergugah dan membuat mereka menjadi satu dengan music ini.

 


Actions

Information

One response

14 02 2009
Biranul Anas

Bagus sekali Rat, aku akan bale di FB biar semua bisa baca komen gua

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: