R E I K I

6 11 2008

Adalah sebuah fenomena dimana seorang manusia merasakan adanya sebuah kekuatan yang sangat baik dan sangat berguna didalam menjadikan dirinya menjadi orang yang tidak merasa sakit ataupun tidak sehat.

Didalam kehidupan alam semesta dimana terdapat ribuan mahluk hidup baik itu berupa manusia ataupun batang pohon yang penuh dengan kotoran binatang, segala hal yang sifatnya tidak abadi ini selalu mempunyai keistimewaan didalam memanfaatkan keadaan alam dan lingkungannya. Agar kehidupan tetap berlangsung dengan baik dan damai, maka didalam diri manusia selalu ada unsur positip yang akan membuat setiap perbuatan mendapatkan respond baik dan positip. Ada kalanya manusia tidak memperhatikan dirinya sendiri dan mengabaikan setiap hal yang menjadi pertanda peringatan ataupun ajakan kearah hal yang baik dan positip tatkala dirinya sedang merasakan hal hal yang tidak menyenangkan.

 

Didalam ilmu kehidupan para pendeta di Tibet pada jaman dahulu, setiap orang dianggap mempunyai kemampuan mengenali kehidupan positip yang sangat berguna bagi kehidupannya didunia terutama didalam memanfaatkan unsur alam bagi kesehatan dan kesegaran badannya. Secara perlahan mereka mencoba untuk menelusuri unsur positip yang ada pada diri manusia dan menggabungkannya dengan unsur positip yang mereka yakini berada dialam jagat raya ini. Diakhir penelusuran kekuatan positip ini, mereka merasakan suatu keajaiban yang membuat badan mereka menjadi lebih sehat seolah olah segala hal negatip menghilang dari kehidupan dirinya.

Adalah seorang pendeta yang begitu baik dan sangat bijaksana dimana dia seperti melihat sebuah kekuatan alam yang sangat mempengaruhi setiap kehidupan manusia didunia dan dia seperti melihat kilatan kilatan cahaya warna warni berkilauan dialam jagat raya. Dengan rasa takjub dia merasakan adanya kesatuan dirinya dengan kilatan cahaya itu dan tanpa dia duga kilatan cahaya itu datang menghampiri dan masuk kedalam dirinya. Ketika dia menyadari apa yang terjadi, dia merasakan udara hangat merambat disekujur tubuhnya dan seperti mendapat kekuatan yang luar biasa, dia dapat mengobati segala penyakit yang ada didalam dirinya.

Ada sebuah kenangan yang begitu indah ketika dia melihat lagi kilatan kilatan cahaya itu dan dengan mudah dia dapat mengarahkan kilatan itu kedalam dirinya tanpa harus bersusah payah memanggilnya. Sejenak dia bertanya, apa sebenarnya kilatan cahaya yang dia lihat dan masuk kedalam dirinya itu?

Bertahun tahun dia mempelajari fenomena ini, bertahun tahun dia mencoba mencari arti dari kejadian yang dia alami, hingga suatu saat dirinya seperti diberitahu oleh sebuah tenaga gaib yang entah darimana datangnya tiba tiba muncul didalam pikirannya kata kekuatan alam. Dia terkejut pada apa yang baru muncul dipikirannya itu, kata kata “kekuatan alam” muncul berkali kali didalam benaknya. Apa sebenarnya kekuatan alam itu, darimana datangnya dan kemana perginya, siapa yang membuatnya dan berbagai pertanyaan muncul memenuhi rongga kepalanya.

Mulailah dia merenung dengan mencoba mendalami arti kehidupan manusia dialam jagat raya ini. Siapakah manusia itu, untuk apa dia hidup didunia, apa yang mereka lakukan didunia ini, kenapa selalu terjadi penderitaan dikala manusia merasa dirinya tersiksa, kenapa manusia harus merasa sakit ketika sebuah jarum menusuk dirinya?

Ada kebahagiaan muncul didalam hatinya ketika sebuah sinar terang menerangi seluruh pelosok ruang didalam hatinya dimana dia dapat melihat dengan jelas siapa dirinya,

 Ada sebuah keharuan yang begitu dalam ketika dia mengetahui keberadaan dirinya ditengah sebuah penderitaan mahluk lain yang menjadi bagian dari dirinya.

Siapakah yang terlihat begitu menderita berada didalam ruang hatinya?

Seperti bayang bayang cermin yang begitu jelas tergambar ternyata mahluk itu adalah dia sendiri. Kenapa didalam sana dia begitu menderita padahal diluar sini dia merasa bahagia?

Tafakur, merenung, berpikir, itulah yang dia lakukan dan ketika cahaya itu muncul lagi didalam relung hatinya, dia melihat dirinya telah mulai tersenyum dan perlahan lahan terpancar sinar putih bersih dari dalam dirinya itu, bahagia, bahagia betapa bahagianya diri ini.

Diujung perenungannya dia menemukan sebuah kekuatan alam yang berada didalam diri manusia, yang mampu menembus keluar raganya, yang mampu mengendalikan emosinya sekaligus mampu membuat dirinya tidak merasa sakit ataupun menderita karena ulah sebuah kekuatan negatip.

Segera dia membuat sebuah gambaran nyata yang membuat dirinya begitu terpesona oleh fenomena itu, didalam penglihatannya dia melihat adanya sebuah tenaga alam yang begitu kuat yang selalu berada pada posisi posisi tertentu didalam badannya yang ternyata sangat kuat berhubungan dengan kekuatan kekuatan yang berada dialam jagat raya dan semuanya ini berakhir pada satu titik yaitu hati manusia itu sendiri. Seperti sebuah kilauan cahaya yang menyinari badannya, dia merasa begitu tenang dan tentram setenang air dilaut yang sedang tertimpa sinar matahari, beriak lembut tanpa gelombang dan begitu  indah dia rasakan.

Sebuah fenomena telah dia jalani dengan baik dan betapa indah perjalanan ini sepertinya dia tidak ingin ketinggalan satu langkah pun untuk terus bersama fenomena ini.

Mungkin itu adalah cerita awal dari fenomena REIKI dan sekarang kita sepertinya hanya menjalankan sebuah ajaran yang mungkin seorang guru seniorpun tidak tahu apa sebenarnya REIKI itu karena REIKI sekarang hanyalah sebuah methoda penyembuhan dari berbagai penyakit manusia yang dapat memanfaatkan kekuatan alam yang diberikan oleh Tuhan YME. Kita semua hanyalah sebuah mesin yang diberi energi oleh alam semesta dan kita adalah mesin hidup yang selalu berobah dalam perasaan maupun dalam pemikiran. Ada sebuah pepatah kuno yang menyatakan bahwa :

seorang manusia akan berada pada puncak kebahagiaannya ketika dia merasakan sebuah penderitaan yang begitu menyakitkan hatinya dan kesakitan adalah sebuah kebahagiaan abadi dimana dengan kesakitan dia akan merasakan betapa hidup ini sangat berarti bagi dirinya.

“Dan ketika fajar mulai datang menerangi alam sekitarnya, seperti sebuah cahaya yang menerangi seluruh relung hatinya, dia melihat betapa menderitanya dia, betapa menyedihkannya dia, ah begitukah akhir dari sebuah kehidupan?, begitukah sebuah makhluk alam harus melihat penderitaan. Dia meronta, bergerak, melangkah maju, keinginan untuk bangkit dari kepedihan muncul begitu kuat, Aneh, dia merasakan sebuah kelembutan menerpa kedalam ruang hatinya, dia tersenyum, tersenyum, dan dia tersenyum..Terima kasih Tuhan..Engkau telah memberiku penderitaan..Terima kasih Tuhan..Engkau telah memberi ku kesakitan..Andaikata aku tidak mengalami kepedihan dalam penderitaan..andaikata aku tidak merasakan kesakitan dalam kepedihan..Aku tidak akan merasakan kebahagiaan yang sungguh luar biasa ini..Jangan jangan Engkau membuatku menderita lagi andaikan tidak ada lagi kebahagiaan seindah sekarang ini..”

Betapa indah cerita diatas tadi, mungkin itulah makna dari pepatah diatas, kebahagiaan akan datang apabila kita mendapat kepedihan dalam penderitaan.

Kembali pada Fenomena REIKI, sepertinya cerita diatas memperlihatkan betapa suasana didalam rongga hati manusia sangat menentukan kehidupan dia yang sebenarnya. Banyak orang merasa dirinya selalu menderita tanpa pernah merasa bahagia. Kembali lagi pada cerita diatas, apabila dia tidak pernah menerangi hatinya dengan cahaya yang indah, dia akan merasakan kepedihan sepanjang hidupnya, dia akan menderita seumur hidupnya dan dia akan terus terusan menyalahkan dirinya kenapa tidak bisa bahagia. Kasihan …

REIKI adalah sebuah fenomena alam yang sangat luar biasa manfaatnya bagi kehidupan manusia. REIKI dapat membuat orang merasa sembuh total dari segala macam penyakit, REIKI mampu membuat orang tertawa riang tatkala sebuah kekuatan dapat mengangkat penderitaannya dan REIKI menjadi harapan setiap insan yang menderita karena berbagai penyakit.

Adakah REIKI sekuat itu? Atau REIKI sebuah makhluk super yang Maha Sakti sehingga banyak orang tertolong dari penderitaan sakitnya?

Terus terang sampai sekarang belum ada satu alatpun yang dapat membuktikan bahwa REIKI mempunyai kekuatan seperti itu. Belum ada satu ilmuwanpun yang mampu mengukur seberapa besar kekuatan yang dihasilkan oleh REIKI ini. Ada sebuah alat pun hanya sebatas mendeteksi sinar yang terpancar dari diri manusia, itupun sebatas kemampuan baca dari alat tersebut. Lalu bagaimana REIKI dapat menyembuhkan penyakit? Bagaimana caranya dia mengobati orang sakit?

Adalah sebuah cerita lagi yang dapat menggambarkan betapa sebenarnya kekuatan REIKI ada didalam hati manusia sendiri. Tanpa kekuatan hati yang teguh, kekuatan REIKI tidak ada artinya dan  mungkin hanya sebatas angin lalu saja.

Jadi REIKI hanya akan bekerja efektif jika manusia mampu menyatukan hatinya dengan kekuatan alam yang mengandung berbagai cahaya alami sebagai kekuatan penyembuh berbagai penyakit, dan perlu diingat untuk dapat sampai pada puncak kekuatan penyembuhan, h a t i adalah satu satunya organ non fisik yang akan merasakan keberadaan kekuatan Tuhan berada didalamnya.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: