Bandung bertutur

25 10 2008

Ketika awan menyelimuti diriku jaman dulu
Terasa sejuk dan nyaman seluruh jiwa ragaku
Dan ketika hujan mengguyur seluruh tubuhku jaman dulu
Terasa segar seluruh hati sanubariku
Dan ketika burung bernyanyi dimukaku
Wahai indah nian suara kicau merdunya

Setelah waktu yang begitu indah berlalu seperti angin lalu
Jiwaku kini terasa hampa dan nestapa
Melihat luka yang ada diseluruh badanku
Melihat segala yang dulu kukira hanya bayangan buruk semata

Wahai manusia yang berada didalam jiwa ragaku
Dengarlah jeritan dukaku ini
Betapa sakit hati ini
Betapa nestapa ragaku ini
Betapa tega engkau menyiksa diriku seperti ini
Betapa tega engkau membuat aku menderita seperti ini

Wahai manusia penghuni jasadku
Jangan engkau berbuat sesuka hatimu
Jangan engkau berbuat yang membuat diriku tersiksa
Jangan berbuat semau pikiranmu

Lihatlah diriku
Lihatlah mukaku
Lihatlah mataku
Dan lihatlah jiwa dan hatiku
Apakah engkau melihat suatu kebahagiaan tersisa
Apakah engkau melihat keceriaan berada
Apakah engkau melihat kecantikan semata

Wahai manusia penghuni alamku
Lihatlah selalu pada ragaku
Lihatlah selalu pada jiwaku
Dan lihatlah selalu pada lukaku
Akibat ulahmu yang sangat bernafsu
Untuk membuat diriku seperti debu
Yang tidak berarti tertiup deru
Yang tidak berbau tertiup kalbu

Wahai manusia penghuni ragaku
Mengapa engkau begitu bernafsu
Pada diriku yang kini berpadu
Dengan segala yang bersifat nafsu
Padahal dulu aku berada
Pada masa yang penuh bahagia
Karena ragaku tiada terluka
Oleh derita yang sekarang ada

Wahai manusia yang telah menganiaya
Jangan engkau teruskan kekejamanmu
Pada diri yang telah meronta
Pada diri yang telah meminta
Untuk suatu pengampunan dosa
Apabila memang itu ada

Wahai manusia penghuni alamku
Tengoklah selalu pada masa jayaku
Tengoklah selalu pada masa indahku
Tidak ada luka didalam tubuhku
Seperti apa yang engkau lakukan kini
Seperti apa yang engkau berikan padaku
Karena engkau tidak pernah menerima
Karunia diriku sebagai karunia Tuhanmu
Yang harus dijaga dengan penuh kelembutanmu
Yang harus kau jaga seluruh kesegaranku
Yang harus kau jaga seluruh kecantikanku
Yang akan selalu memberimu keteduhan hati
Pada saat engkau tertimpa derita hidupmu
Pada saat engkau termenung rindu
Kepada apa yang telah engkau dapatkan
Dari seluruh bathin dan jiwa ragaku

Wahai manusia penghuni badanku
Benahilah aku setulus hatimu
Rindukanlah dirimu pada kecantikanku dulu
Rindukanlah hatimu pada kesegaranku dulu
Rindukanlah jiwamu pada ketenanganku dulu

Wahai manusia yang telah lama menduduki diriku
Kasihanilah aku sepenuh hatimu
Kasihanilah aku sepenuh ragamu
Kasihanilah aku setulus jiwamu
Karena aku kini tersiksa
Oleh luka yang semakin menyakitkanku
Oleh luka yang memenuhi seluruh jiwa ragaku
Oleh luka yang tidak dapat aku sembuhkan lagi
Karena hanya engkau wahai para manusia
Yang dapat membuat diriku pulih kembali
Pada kesegaran dan kecantikan abadi
Yang akan membuat diriku sehat kembali
Yang akan membuat diriku bernyanyi kembali
Karena hatiku terasa sangat bahagia
Dengan apa yang telah engkau lakukan dengan rela
Dengan apa yang engkau lakukan dengan penuh kasih
Pada diriku yang teramat renta
Karena tua termakan usia

Wahai manusia berhati luhur
Tiada lain yang dapat aku sampaikan sekarang
Hanya sebuah harapan akan keluhuran jiwamu
Untuk merawat badanku dari luka dan kepedihanku
Agar aku dapat memberimu
Kebahagiaan abadi yang engkau dambakan
Karena aku adalah karunia
Dari Tuhanmu yang Maha Esa
Yang seharusnya engkau syukuri
Dan seharusnya engkau sayangi
Dengan sepenuh jiwa ragamu
Agar aku bertambah kuat dan sehat
Dalam menjalankan tugas beratku
Memberi kehidupan bahagia
Pada kamu semua yang aku cinta

Dan cintailah aku selamanya
Agar hatiku tentram bahagia
Seperti apa yang engkau akan terima
Sebagai karunia
Dari Tuhan Yang Maha Esa
Amin.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: