PUASA

18 10 2008

Sebulan penuh lamanya
Kita menjalankan ibadah puasa
Yang begitu indah kalau kita rasa
Dan begitu dalam dalam arti kata

Sebulan penuh kita tahan
Segala yang berbau dosa
Dan sebulan penuh kita bermakna
Akan apa arti yang sebenarnya

Sebulan penuh Allah bersabda
Bahwa engkau harus berpuasa
Karena dengan puasa engkau akan merasa
Betapa sebenarnya arti puasa
Ada didalam hati yang taqwa
Dan bukan dalam arti yang tidak bermakna
Tetapi dicoba dalam arti yang sebenarnya.





Jilbab

12 10 2008

Kebanyakan kaum wanita mempunyai suatu kebiasaan yaitu ingin menonjolkan bagian yang dianggap paling menarik dibagian tubuhnya. Ada sebagian wanita yang hanya senang memperlihatkan keindahan wajahnya saja dan ada yang ingin memperlihatkan keindahan bagian tubuh lainnya yang tidak begitu mempengaruhi penampilannya secara keseluruhan.
Adapun jilbab adalah sebuah jenis pakaian yang dikenakan orang di jaman dulu dimana seluruh bagian badan perempuan akan tertutup rapat dan melindunginya dari sengatan panas matahari dimana sengatan panas ini dapat mengakibatkan kerusakan pada kulit wajah ataupun bagian badan lainnya.
Akan halnya pakaian wanita muslim sebenarnya bukan jilbab karena jilbab sudah berada jauh sebelum agama Islam atau agama sebelumnya ada. Pakaian ini sekarang menjadi begitu populer dan seringkali digunakan oleh wanita muslim, sebenarnya bukan hal yang paling utama karena sebenarnya menutup bagian penting didalam tubuh seorang wanita sudah seharusnya dilakukan oleh siapapun yang merasa dirinya terganggu oleh tatapan jahil para lelaki hidung belang. Apalagi kalau sampai merasa dirinya akan dijadikan obyek pelampiasan nafsu seksual kaum laki laki.
Jadi jangan salah mengartikan jilbab dengan pakaian muslim karena penutupan bagian yang dapat membuat gairah kaum laki laki, sudah seharusnya dilakukan demi keselamatan diri kaum wanita sendiri.
Ada kecenderungan sekarang ini, seolah olah wanita muslim memang harus mengenakan kerudung atau berjilbab karena Allah, dan dengan memakai kerudung atau jilbab mereka sudah merasa dekat dengan Tuhan atau merasa dirinya lebih benar daripada wanita yang tidak memakai kerudung atau jilbab.
Ada kecenderungan pakaian jilbab dijadikan patokan bagi ketinggian moral seseorang dan sering dijadikan alat untuk membuat diri seorang wanita dihormati oleh kaum pria. Sebenarnya bukan hanya itu, tetapi ada hal yang lebih penting lagi, dimana seorang wanita yang telah menggunakan jilbab dan berkerudung, dirinya akan lebih merasa aman dan terlindung dari godaan untuk menonjolkan bagian tubuhnya yang mungkin saja dapat membuat dirinya tidak aman dijalanan, dan apabila dia mengenakan pakaian ini, seluruh aktivitas sepertinya akan berjalan lancar tanpa gangguan jahil kaum pria.
Sebaiknya seorang wanita muslim tidak hanya mengenakan pakaian kerudung atau jilbab hanya karena itu adalah sebuah keharusan dari Tuhan, tetapi kesadaran akan peranan kerudung bagi dirinya, juga menutup aurat bagi keselamatan dirinya dari kejahilan kaum laki laki.
Apabila seorang wanita sudah berani membuka aurat didepan seorang laki laki, maka sebenarnya nilainya akan jatuh apalagi dengan mudah dia menyerahkan kehormatannya sebelum dia resmi menikah atau menjadi istri seorang pria.
Dalam hal pakaian muslim, sebenarnya hanya ada sebuah topi yang dapat melindunginya dari sengatan panas matahari yang mungkin dapat mengurangi kecantikan wajahnya, dan dari situ berkembang menjadi pakaian yang serba menutup aurat, sedang aurat sendiri banyak perbedaan dalam mengartikannya.
Dari sekian banyak perbedaan, sebenarnya yang paling punya peluang untuk disamakan adalah bagian yang paling vital dari kaum wanita dan yang mempunyai daya tarik seksual yang kuat, sehingga semuanya akan setuju apabila menutup bagian itu adalah sebuah keharusan yang mutlak, sedang bagian yang dirasakan tidak mempunyai daya tarik seksual yang kuat tidak perlu ditutupi.
Sampai saat ini masih ada yang berpendapat bahwa dengan menutup rambut saja sudah menandakan bahwa aurat dia tertutup padahal aurat mempunyai banyak faktor selain hal hal yang mengundang nafsu seksual yang sifatnya kelihatan mata.
Bagaimana dengan perkataan atau gairah yang diperlihatkan yang secara disadari atau tidak hal ini dapat menimbulkan gairah seks kaum laki2 ?
Jadi apabila seorang wanita menutup aurat visualnya rapat rapat tetapi dia tidak menjaga perkataan dan sikapnya sebagai wanita terhormat, maka sebenarnya dia telah membuat dirinya diperlakukan tidak baik oleh orang yang mendengarnya dan tanpa dia sadari dia telah menghianati dirinya sendiri.
Seorang wanita yang telah berumur memang tidak diharuskan memakai kerudung ataupun jilbab karena secara fisik dirinya sudah tidak mengundang lagi keinginan seksual kaum laki laki tetapi apabila dia tidak mempertahankan kata2 nya dan mengganggu seorang pria dengan kata kata yang berkonotasi mengarah pada kegiatan seksual maka dia sudah menyalahi konsep hidupnya untuk tidak berkerudung ataupun berjilbab. Sebaiknya sadari dahulu apa manfaatnya memakai jilbab dan apa kerugiannya apabila tidak memakainya.
Apabila telah menenemukan jawaban dan keyakinan tentang hal ini keputusan memakai dan tidak memakai akan merupakan keputusan yang mutlak karena sudah merupakan hasil analisa sendiri dan keyakinannya.





Ibadah

12 10 2008

Kata ibadah merupakan kata kerja yang menandakan sebuah aktivitas yang mempunyai arti didalam kehidupan spiritual seorang manusia didunia ini.
Pada mulanya kata ini tidak memiliki arti apa apa ketika seorang Nabi menyebutkan kata ibadah, tetapi dengan tehnik penyampaian yang baik maka kata ibadah menjadi sesuatu yang sangat istimewa dan sangat mengandung nilai spirituil yang tinggi dimana setiap orang yang melakukan kegiatan yang berkaitan dengan kepercayaannya pada sebuah kekuatan lain diluar dirinya mereka sebut beribadah. Akan halnya Nabi Muhammad SAW, disaat dirinya diberi sebuah kekuatan bathin yang sangat baik dan bersih, beliau menggunakan kata ibadah hampir disetiap kegiatan keagamaannya dan menyuruh para pengikutnya selalu melaksanakan apa yang beliau rasakan baik dan berguna dalam menjalani kehidupan didunia ini sehingga setiap langkah yang diambil selalu berdasarkan hal hal yang menyangkut peribadahan.
Lalu apa sebenarnya arti dari kata ibadah itu sendiri?
Setiap manusia yang merasa dirinya membutuhkan sebuah kekuatan lain diluar dirinya selalu menginginkan kedekatan yang tinggi dengan kekuatan tersebut, demikian pula dengan para pengikut Nabi besar Muhammad SAW, mereka sangat menginginkan selalu berada dipelukan keimanan yang kuat terhadap kekuatan itu sendiri, yang tidak lain kekuatan Tuhan YME sesuai dengan yang diajarkan oleh Nabi besar Muhammad saw. Akan halnya kaum muslimin yang sudah merasa dirinya mantap didalam menjalankan ritual ritual keagamaannya mereka selalu merasa bahwa setiap langkah kehidupan harus didasari oleh kata ibadah karena dengan memakai kata itu, mereka merasakan sebuah keistimewaan didalam menjalankannya, sehingga bukan mustahil mereka makanpun akan disebut ibadah.
Didalam ajaran sebuah agama, dimana kata ibadah dijadikan pedoman yang baik dan mengarah kepada kegitan ritual, maka setiap orang wajib melakukannya dan setiap pengikut sebuah ajaran akan mengatakan bahwa kegiatan ritual yang mereka lakukan adalah sebuah ibadah, sehingga kata ibadah menjadi semakin dekat dengan kegiatan keagamaan yang setiap hari harus dijalankan dimana setiap manusia akan merasakan sebuah kekuatan bathin yang diharapkan sangat baik akan datang dari dalam dirinya dan membawa kehidupannya kejalan yang benar dan diridhoi Tuhan YME.
Jadi apabila ada seorang manusia merasa dirinya telah menjalankan kewajiban kewajiban keagamaan yang dianutnya maka dia akan merasa telah menjalankan ibadah keagamaannya dengan baik dan mereka merasa bahwa dirinya sudah benar benar bersih dari segala hal yang mengarah kepada hal yang berbau dosa. Tetapi benarkah demikian?

Setiap perbuatan yang dilakukan dijalan Tuhan YME memang mempunyai arti ibadah yang sangat kuat, namun bagi orang yang menjalankannya belum tentu mempunyai nilai yang baik pula karena banyak sekali orang yang menjalankan kehidupan beragamanya tidak mencerminkan nilai nilai keibadahan seperti yang mereka sampaikan kepada orang lain. Masih banyak diantara mereka yang merasa bahwa dirinya telah menjalankan ibadah dengan baik tetapi perilaku mereka tidak menggambarkan peribadahan yang baik sehingga sering menimbulkan ketimpangan ketimpangan didalam kehidupan pribadinya, dan ini merupakan hal yang sangat ditakuti oleh orang yang benar benar mengerti akan peranan dan arti dari sebuah peribadahan.
Jadi dalam hal ini alangkah baiknya dan bermaknanya apabila perbuatan yang sifatnya ibadah diiringi pula oleh peribadahan yang sifatnya bathiniah yang akan membuat manusia merasakah secara total arti dari pelaksanaan sebuah peribadahan yang dilakukannya dimana dia akan merasakan sebuah kedamaian yang sangat mendominasi kehidupannya yang sudah barang tentu akan mempengaruhi setiap langkah yang dia ambil didalam perjalanan kehidupannya dan selain kedamaian dia juga akan merasakan kebahagiaan yang luar biasa disaat dia menjalankan sebuah kegiatan yang mempunyai nilai ibadah dan ritual tinggi.
Jangan beranggapan bahwa setiap langkah kehidupan merupakan ibadah yang harus dilakukan dengan sungguh sungguh karena sebenarnya yang harus dilakukan adalah kegiatan yang membuat dirinya merasa bahagia pada kehidupan yang dijalankannya sehingga kegiatan ritual akan menjadi sebuah kebahagiaan sendiri didalam menjalankan setiap langkah kehidupannya.





Agama

12 10 2008

Kata AGAMA sangat familiar ditelinga kita dan mulut kitapun sangat terbiasa mengucapkannya, bahkan dengan sangat mudah anak kecilpun dapat mengucapkan kata AGAMA ini.
Dalam kehidupan sehari-hari kata ini begitu lekat dengan setiap nafas kehidupan kita, dan berbagai pendapat yang menyangkut kata AGAMA ini bermunculan, ada yang bersikap keras tetapi ada juga yang lembut.
Berbagai aliran dari berbagai jenis AGAMA pun bermunculan sejalan dengan banyaknya orang yang merasa dirinya telah menguasai dan memahami kata & arti AGAMA, sehingga dirinya merasa perlu untuk mengajak orang lain mengikuti pemahamannya.
Sebegitu banyak aku mendengar orang mengatakan kata AGAMA dan menyebar berbagai pemahaman, tetapi rasanya aku belum pernah mendengar atau membaca sebetulnya apa sih AGAMA itu. Kenapa orang harus berperang karena AGAMA dan kenapa ada juga orang yang tidak merasa perlu untuk mempunyai AGAMA?.
Akupun merenung dan dari kedalaman bathin, munculah didalam pikiranku uraian tentang AGAMA ini yang aku ikuti dengan menuliskannya. dan setelah dibaca ulang, aku pikir ada benarnya juga, tetapi entahlah bagi orang lain.

*********

Seorang manusia, selalu mencari kehidupan bathin yang mengarah kepada sebuah kekuatan diluar jangkauan akal fisiknya. Ada sebuah keadaan yang sering membuat manusia sangat membutuhkan kekuatan ini yaitu dimana dia merasa sedang dalam keadaan yang tidak baik dan lemah sehingga dia merasa perlu penguat diri agar dapat berdiri tegak lagi.
Terasa ada yang kurang apabila manusia tidak mempunyai keinginan untuk melakukan sesuatu yang diinginkan, dan terasa tidak berimbang apabila yang diinginkan tidak dapat dilaksanakan.

Dari keadaan ini tidak ada sebuah kemungkinan apapun yang dapat membuat manusia merasa nyaman dan bahagia apabila tidak dibantu oleh sebuah kekuatan, dimana kekuatan ini hanya dapat dirasakan oleh sesuatu yang berada didalam badan dan yang mempunyai kekuatan pengendali yang sangat kuat.
Disetiap langkah manusia, akan selalu berhadapan dengan persoalan hidup yang dapat mempengaruhi pikirannya, bahkan mungkin mempengaruhi tingkah lakunya.
Untuk dapat mengatasi segala persoalan hidupnya, manusia memerlukan sebuah pegangan yang secara terus menerus dapat membantu mengatasi persoalan apapun yang dihadapinya.

Dan seperti sebuah fenomena kehidupan, dimana sebuah kekuatan yang tidak dapat ditelusuri secara nyata, tetapi hanya dapat dirasakan dengan jangkaun bathin yang dalam, membuat setiap manusia merasa mendapat kekuatan untuk dapat bertahan dalam kehidupannya.
Andaikata ada seorang manusia merasa dirinya selalu menderita atau sebaliknya, maka hal ini sudah merupakan roda kehidupan yang sebenarnya selalu berputar, hanya saja setiap manusia mempunyai keinginan dan persyaratannya sendiri, sehingga mereka tidak merasakan adanya perubahan perubahan yang membuat kehidupan mereka begitu indah dan dinamis.

Seperti telah diutarakan, diatas apabila seorang manusia merasa dirinya sedang dalam keadaan lemah, maka dia merasa perlu sebuah pegangan, tetapi apabila dia sedang dalam keadaan kuat, sepertinya tidak pernah terpikirkan untuk mencari pegangan.

Agama, tidak pernah menyuruh manusia untuk bersikap masa bodoh terhadap kehidupannya sendiri.

Agama akan selalu menemani mereka kemanapun mereka pergi dan agama juga akan selalu setia menemani dan memberi kan dirinya sebagai pegangan dikala menusia merasa lemah.

Ada juga sebuah keadaan dimana manusia menganggap AGAMA adalah sebuah peraturan yang ketat dan harus dijalankan dengan benar karena apabila menjalankannya tidak benar maka akan disebut dosa besar.
Beberapa pendapat mengarah kepada pengertian, agama adalah sebuah karunia dari Tuhan YME untuk kaum manusia didunia, agar mereka mendapat pegangan ataupun bantuan dikala manusia merasa senang dan tidak senang.

Tetapi belakangan ini, setiap umat beragama selalu memberikan kesan bahwa AGAMA adalah sebuah keterikatan moral yang harus diatur oleh sebuah peraturan ketat dan tidak boleh dilanggar. Betulkah demikian ?

Ada sebuah kejadian yang membuat kita berpikir lebih jernih tentang AGAMA ini, dimana hati kita akan memberikan kesannya dan diri kita akan mengartikannya secara lebih detail kepada sikap dan perilaku sehari hari, dimana orang akan mendapat kesan secara langsung dari apa yang mereka lihat dalam kelakuan tangan, kaki , mata dan mulutnya.
Seorang manusia, seperti biasanya sering merasa dirinya tidak beruntung bahkan sangat menderita dan seperti biasanya kalau sedang menderita, dia akan bertanya atau memohon pada Tuhan agar penderitaannya cepat diakhiri atau mengapa dia menderita, dapat langsung diberi jawabannya.

Peranan sebuah Agama dalam kehidupan manusia sangat ditentukan oleh persepsi yang diambil oleh setiap individu yang menjalankannya.
Ada yang menganggap AGAMA hanya akan menambah penderitaan saja, ada juga yang menganggap AGAMA adalah petunjuk dan pegangan hidup yang akan membuat manusia lebih nyaman hidup didunia maupun diakherat, ada juga yang menganggap sekedar ada daripada tidak ada dan yang lebih ekstrim lagi menganggap AGAMA adalah sebuah benda yang harus diikuti kemanapun dia pergi dan sepertinya AGAMA satu satunya hal yang dapat membuat seseorang dapat diterima segala amal dan budi baiknya oleh Sang Pencipta.

Lalu pendapat mana yang benar. Semua dapat dibenarkan tetapi bisa juga disalahkan tergantung dari sudut kita memandangnya.

Apabila dilihat dari sudut kemanusiaan belaka, sepertinya AGAMA hanya akan membebani setiap langkah manusia dalam menjalankan kehidupannya.

Apabila dilihat dari kehidupan manusia itu sendiri, dimana didalam perjalanannya selalu menghadapi berbagai masalah, maka pendapat kedua sangat tepat.

Selanjutnya bagi yang merasa tidak terlalu memerlukan pegangan dalam menjalankan kehidupannya didunia, mereka akan berpendapat seperti yang ketiga dan bagi yang keempat mereka akan berjuang mati2an untuk AGAMA yang dianutnya.

Melihat fenomena diatas, kita menjadi bingung tentang apa sebenarnya arti AGAMA bagi kehidupan manusia didunia ini.
Bismillahir rahmaanir rahiim, dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Kata kata ini selalu digunakan oleh umat Islam sebelum melakukan kegiatan apapun, agar selalu mendapat berkah dan ridho-Nya, serta akan selalu didalam lindungan kasih sayang-Nya.

Akan halnya bacaan diatas itu, sebenarnya hanya sebuah kata pembuka pada setiap kegiatan, tetapi sangat mengandung makna yang tinggi karena kita selalu memohon kebaikan dari kasih sayang Tuhan.

Pertanyaannya kemudian adalah “ Mengapa kita merasa harus mengucapkan kalimah itu?’’ dan “Mengapa seolah olah dengan membaca kalimat itu kita langsung merasa segala sesuatunya akan dilindungi oleh Tuhan YME’.

Sebagai umat yang menganut Agama Islam sudah barang tentu akan merasakan makna dari kalimat itu, tetapi bagi penganut Agama lain belum tentu, masing masing Agama mempunyai kata atau kalimat pembuka untuk sebuah kegiatan terutama kegiatan keagamaan.

Ada satu hal yang kita lupakan disaat kita membaca kalimat kalimat pembuka ini, yaitu bisakah kita membaca kalimat lain yang sepertinya mengandung makna yang lebih dalam dari pada hanya sekedar kasih sayang?

Jawabannya tentu saja bisa, kenapa tidak? Ada sedikit kesulitan dalam mengartikan kalimat pendahulu ini, karena sepertinya semua orang sudah dibentuk oleh Agamanya masing masing untuk menggunakan kalimat pembuka yang sama disaat akan melakukan kegiatannya.

Lalu dimana letak arti dari sebuah Agama ini?

Secara perlahan kita melangkah kearah yang lebih dekat pada arti sebuah AGAMA tetapi belum menyentuh pengertian “ Apa sih pengertian Agama itu ?’

Menurut buku kuno yang menyetarakan kegiatan spiritual dengan pegangan terhadap sebuah kekuatan, disebutkan bahwa setiap manusia selalu merasa membutuhkan sebuah kekuatan untuk menunjang kebutuhan hidupnya, terutama yang berkaitan dengan jiwanya dan setiap jiwa akan memerlukan sebuah pegangan, untuk keseimbangan bathinnya maupun keseimbangan kehidupannya didunia.

Sebuah Agama, adalah sebuah alat yang dipergunakan untuk mencapai ketenangan dan ketentraman jiwa maupun bathin dari seorang manusia yang tentu saja bagi yang sudah sangat menyadari akan adanya sebuah kekuatan yang Maha Besar yang dapat memberikan apa yang mereka inginkan, terutama dalam hal ketenangan dan ketentraman bathin.

Semakin lama peranan Agama menjadi semakin kuat, apalagi setelah Allah mengutus Nabi dan Rasul2-Nya untuk mengemukakan keberadaannya didalam kehidupan manusia.

Sebagai umat, seorang manusia akan selalu merasakan adanya panggilan dari dalam badannya, untuk selalu mencari kekuatan kekuatan diluar alam nyata yang dapat membuat dirinya merasa tenang dan tentram, apalagi setiap saat akan selalu dihadapkan pada masalah yang cukup membuat menderita bathin yang lama.

Sewajarnyalah apabila hal ini dibantu oleh sebuah cara, yang dapat membawa manusia menemukan jalan pemecahan yang baik dan dapat membuat dirinya tenang dan tentram.

Ada lagi, sebagian manusia yang merasa dirinya sudah tidak mungkin lagi membuat sebuah hal untuk menjadikan sebuah kehidupan menjadi penuh arti, tetapi dibalik ini semua masih ada sebuah panggilan yang sangat kuat dimana sebagian dari badannya masih menginginkan sebuah kedamaian abadi, dimana walaupun fisiknya seperti tidak memerlukan apa apa, tetapi didalam jiwanya seolah olah menginginkan adanya sebuah arti dari sebuah kehidupan.

Disinilah nurani kita berperan, dimana sebuah panggilan dari jauh didalam badan kita, membuat kita membutuhkan sebuah acuan yang jelas dan dapat dirasakan, dimana secara naluri jiwa kita akan menentukan bagian mana dari dalam dirinya yang memerlukan bantuan untuk sebuah kedamaian, dan itu adalah AGAMA.

AGAMA, merupakan sebuah tuntunan bagi seluruh umat manusia, yang merasakan sebuah panggilan dari lubuk hati terdalam, karena bagian ini sering tidak tersentuh oleh akal pikiran fisik, dan apabila sesuatu yang tidak jelas berasal darimana muncul dan meminta sebuah kedamaian, disitulah manusia mulai merasa perlu arahan dan tuntunan untuk mengenal bentuk panggilan itu.
Tuhan telah memberikan pengarahan kepada umatnya, agar mereka tidak merasa kosong atau begitu panggilan kebutuhan itu ada, maka jawabannya telah tersedia.

Jadi jelas apabila ada orang yang menganggap AGAMA hanya sebagai pengganggu kenyamanan kehidupan, maka hal ini sangat keliru karena ternyata yang terganggu hanya kehidupan fisik itupun belum tahu dimana letak terganggunya. Padahal kalau kita amati, gangguan fisik itu lebih sering dilakukan oleh dirinya sendiri ketimbang oleh jiwanya. Nah sekarang tinggal kita menentukan peran apa yang akan kita berikan pada AGAMA didalam kehidupan kita sekarang ini.

Silahkan pilih sendiri .





Dosa

12 10 2008

Ketika seorang manusia merasa dirinya tertipu oleh orang lain, seketika itu juga dia memberikan pendapat bahwa orang yang telah menipunya itu berdosa.
Ketika dirinya tertimpa petaka yang membuat dia merasa berdosa karena pernah tidak mendekatkan diri pada Tuhan YME, maka dosa menjadi sebuah penyesalan yang tidak pernah berhenti karena tidak mempunyai ujung terakhir.
Ketika seorang manusia menyalahi aturan AGAMA yang dianutnya, maka seketika orang sekitarnya akan menyebutkan bahwa orang itu berdosa.
Dan masih banyak lagi kejadian kejadian didunia ini yang menggunakan kata dosa untuk menyatakan sebuah perbuatan yang mereka rasakan bukan dijalan yang diridhoi Allah.

Lalu apa sih sebenarnya arti kata DOSA ini, benarkah setiap perbuatan yang menentang ajaran Tuhan disebut perbuatan dosa?

Sebenarnya kata DOSA itu tidaklah semudah orang mengucapkannya dan membuat setiap kegiatan yang mereka rasakan tidak dijalan Tuhan disebut dosa.

Ada beberapa pendapat yang membuat manusia merasa berdosa apabila dia telah menyakiti hati orang lain apalagi orang itu adalah orang yang sangat dekat dengan dirinya dan sangat dia sayangi.
Ada lagi yang mempunyai perasaan bersalah yang begitu besar dan mengatakan dirinya sangat berdosa dengan kesalahan yang telah dibuatnya itu
Sebagian orang lagi akan merasa dirinya tidak tenang ketika dia merasa melakukan kesalahan yang membuat orang lain celaka atau menderita dan dia merasa sangat berdosa
Siapa yang sering membuat kesalahan yang membuat dirinya selalu merasakan getaran aneh didalam dirinya dan selalu merasakan ketidak enakan hati yang luar biasa, maka dia merasa sangat berdosa dengan apa yang telah dilakukannya.

Jadi apakah benar setiap rasa bersalah atau rasa hati yang tidak enak itu adalah dosa. Lalu bagaimana dengan neraka sebagai tempat orang berdosa. Adakah memang pada akhirnya orang itu akan mengisi sebuah neraka jahanam apabila dirinya merasa berdosa atau disimpulkan orang bahwa dia telah berdosa.

Dosa hanya sebuah kata sederhana yang terdiri dari empat huruf yang saling berkaitan dan membentuk sebuah kata dasar yang mempunyai makna yang tidak sederhana seperti bentukan katanya. Ada makna yang sangat dalam didalam kata ini dimana setiap orang dapat merasakan apa itu dosa dengan versinya sendiri sendiri dan setiap orang sepertinya bebas bebas aja menggunakan kata ini ketika dia melihat orang lain berbuat yang tidak sejalan dengan fahamnya atau aturan aturan agamanya yang sangat dia yakini.

Lalu apa sebenarnya dosa itu, bagaimana sebuah kata dosa menjadi begitu berat bagi orang yang mengucapkannya dan begitu tinggi bagi orang yang menghindarinya.

Kita kembali kepada sebuah kehidupan dimana setiap manusia mempunyai hak pada keadaan hidupnya masing masing dan setiap orang sepertinya tidak perlu diikat oleh sebuah aturan pun untuk menjalani kehidupannya. Namun sejalan dengan perkembangan jaman didunia ini, muncul beragam karakter dalam kehidupan dan masalahpun bertambah ketika karakter karakter ini saling bergabung dan mempertahankan eksistensinya. Selain bergabung karakter karakter ini juga saling berlomba untuk menjadikan karakternya menjadi yang utama dalam peranan kehidupan manusia didunia.
Ketika sebuah karakter muncul dan mendominasi karakter lain, maka yang akan terjadi adalah ketidak seimbangan dalam kehidupan dimana karakter yang dominan mengambil tempat lebih banyak dari karakter yang tidak dominan. Ketika sebuah karakter dominan merasa dia paling menonjol diantara karakter yang tidak dominan disitulah muncul kesombongan, keakuan yang tinggi dan ketidak seimbangan diri yang mengarah kepada takabur dan merasa diri sangat penting dan sangat menguasai apapun yang ada dihadapannya.
Seperti halnya manusia yang sering merasa dirinya tertekan maka karakter yang paling tertekan akan mengadakan perubahan mendasar dengan berbagai cara yang halus sampai yang paling kasar. Dan disinilah awal dari ketidak serasian sebuah komunitas manusia didunia dimana faktor dominan dan tidak dominan saling berkejar kejaran untuk menjadi yang paling utama dalam sebuah kehidupan.
Sebuah komunitas yang tidak serasi akan memberikan persaingan dalam menuju sebuah kehidupan yang diinginkan dan dianggap dapat membuat dirinya menjadi nomor satu dalam kehidupannya dan mulai dari keinginan inilah setiap langkah manusia dapat mengarah kepada penipuan karakter, penjajahan hak dari karakter lain, pelecehan kehidupan karakter lain dan yang kejam adalah penghancuran karakter yang dianggap menjadi saingan terberatnya.

Mungkin hal inilah yang membuat setiap orang yang peka terhadap lingkungan sekitarnya memikirkan dan merenungkan seluruh kondisi kehidupan manusia yang berada dalam jangkauan pemikirannya saat itu. Dalam perenungan ini muncullah kata kata didalam pikirannya yang mengatakan bahwa manusia tidak bisa dibiarkan lagi mengatur dirinya semau dia apabila pada akhirnya akan membuat orang lain menderita atau membuat kehancuran pada kehidupan mahluk lain didunia ini. Manusia harus dibawa kedalam sebuah kehidupan dimana setiap langkah yang akan dijalani harus diberi arahan yang positip dan membuat dirinya merasa bahwa ternyata hidup tidak bisa dijalani sendirian, kebersamaan yang indah adalah sebuah kehidupan yang sangat dapat membuat diri setiap manusia didunia merasa tenang dan bahagia. Dengan mengacu pada kebersamaan dan rasa saling menghormati dan tidak saling menyakiti satu sama lain mungkin disinilah letak asal muasal kata DOSA yang mengandung arti sesuatu yang dilakukan yang dapat membuat orang lain menderita ataupun merasa sakit pada bagian dalam hatinya sehingga mulailah diadakan aturan aturan dimana secara bertahap mengarah kepada akibat sebuah perbuatan yang tidak disenangi oleh orang lain atau perbuatan yang membuat orang sakit dan menderita. Apapun yang dinamakan DOSA semuanya mengarah kepada kata hukum yang berlaku saat itu. Jika saat ini begitu banyak aturan yang menyebutkan sebuah dosa, kelihatannya tidak semuanya benar bahkan cenderung dibuat oleh manusia sendiri yang sangat merasa tahu akan arti dosa ini padahal sebenarnya dia tidak mengetahui secara jelas “ Apa sih artinya DOSA “. Semua hukum yang mengarah kepada pendapat pribadi yang berlebihan akan mengaburkan arti kata ini dan membuat seolah olah setiap langkah yang diambil selalu beresiko DOSA dan setiap langkah yang dikatakan DOSA akan mendapatkan hukuman yang berat, padahal semuanya belum tentu karena yang mengetahui seberapa berat hukuman dan seberapa banyak DOSA hanyalah Tuhan YMK bahkan mungkin para malaikatpun tidak berani mengatakan berapa berat hukuman dan berapa besar dosa seseorang.
Apabila kita mengacu pada hal diatas, maka hanya Tuhan YME yang berhak menyebutkan bahwa sebuah perbuatan yang dapat membuat diri kita terbebani oleh akibat perbuatan kita sendiri adalah sebuah DOSA, makin berat perbuatan kita maka akan makin berat batin kita terbebani dan mungkin inilah yang disebut “Dosanya bertambah besar pula”.





Pahala

12 10 2008

Sebuah pahala adalah sebuah hadiah yang diberikan oleh Kekuasaan Tuhan YME dimana pahala selalu berupa kebahagiaan abadi yang tertanam didalam hati sanubari.
Sebagian umat Islam selalu mencari pahala untuk sebuah kedamaian didalam hati tetapi banyak juga yang menganggap pahala akan diterima diakherat nanti dalam bentuk benda yang mereka tidak dapatkan didunia sekarang ini.
Lain halnya dengan kejadian dimasa lalu dimana mereka menganggap pahala berupa perlindungan dari Tuhan YME ketika mereka berjuang mengembangkan ajaran Allah melalu para Nabi dan Rosulnya sehingga mereka akan selalu berusaha berbuat sebaik mungkin dijalan Allah agar setiap langkah mereka selalu mendapat pahala yang besar sehingga keselamatan lahir bathin akan mereka dapatkan dalam menjalankan perjuangan mereka.
Jadi apa sebenarnya arti dari sebuah kata “ PAHALA “ itu ?
Tidaklah mudah bagi seseorang untuk mengerti akan arti dari kata PAHALA karena setiap orang akan mengalami hal yang berbeda didalam merasakan datangnya sebuah pahala, misalnya seseorang akan merasakan kebahagiaan yang luar biasa yang muncul dihatinya disaat dia dapat menolong orang yang kesusahan dan mereka begitu bahagia menerima bantuannya itu atau disaat lain ada juga orang yang merasa bahwa dirinya telah menerima pahala yang luar biasa dari Tuhan YME dimana saat itu dia merasakan ketenangan bathin yang luar biasa disaat dirinya dicoba oleh sebuah kejadian yang sangat menyakitkan ataupun sangat membuat hatinya terluka karena kesedihan yang luar biasa dalamnya.
Banyak juga orang yang berpendapat bahwa pahala adalah bentuk rejeki dari Allah yang akan mereka dapatkan didunia ataupun diakherat nanti sehingga mereka selalu menghitung jumlah yang berlipat dari sebuah pahala misalnya dengan membaca sebuah surat yang mereka yakini akan memberikan hasil berupa pahala seribu kali lipat apabila dibaca dimalam hari sehabis sholat tahajud atau mereka akan mendapat pahala melebihi kekayaan mereka didunia ini.
Ketika sebuah kebahagiaan muncul didalam hati maka ada semacam getaran halus yang muncul dalam ketidak sadaran dari mana asal getaran itu muncul. Ada semacam rasa kuat yang begitu indah jauh didalam bathin kita ketika kita merasakan kebahagiaan ini. Apakah hal ini dapat dikategorikan sebuah pahala ?
Wallahu alam, sebenarnya tidak ada seorang pun yang dapat mencerna dan mendalami arti dari sebuah pahala dan tidak ada satu teoripun yang dapat menjangkau arti dari sebuah pahala hanya hati yang dapat merasakannya.
Jadi jangan sekali kali kita mengharapkan mendapat pahala yang beribu ribu kali lebih banyak dari do’a yang sangat biasa kita ucapkan apabila dihati kita hanya berharap sesuatu yang tidak kita rasakan dalam bathin kita sendiri dan jangan sekali kali kita mengharap mendapat pahala dengan memikirkan jumlah angka yang menggiurkan apabila hati kita sendiri sebenarnya tidak dapat merasakan kehadiran sebuah pahala yang hanya dapat dihitung dengan jari, dan jangan pula kita terlalu berpikir bahwa dosa kita akan diampuni oleh datangnya pahala ini apabila kita sendiri tidak pernah berpikir untuk menghilangkan dosa dengan perbuatan yang nyata.
Singkatnya sebuah pahala bukan untuk diiming iming pada orang yang dianjurkan berbuat sesuatu atau melakukan ibadah yang menurut si pemberi nasehat akan mendapat pahala beribu ribu bahkan tak terhitung jumlahnya jika tidak diiringi oleh perbuatan yang membuat hatinya damai dan kesadaran akan kehidupannya menjadi lebih baik karena percuma.
Semua orang yang selalu berpikir angka untuk sebuah nilai pahala maka mereka akan terjebak pada keadaan dimana semua yang dia lakukan selalu berharap imbalan yang bentuknya tidak jelas dan seringkali mereka terjebak pada nilai jumlahnya tanpa dapat merasakan nilai spirituilnya dan kebahagiaan yang ada didalamnya.
Jadi berpikirlah tanpa memikirkan kata PAHALA untuk setiap perbuatan yang dapat membuat kita merasakan kehadiran Tuhan didalam hati walaupun kata orang pahalanya hanya berjumlah “ satu “.








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.