NOT LAGU ( Tangga Nada )

14 02 2009

Betul enggak yaa.. awal dari NOT LAGU itu seperti yang tertulis dibawah ini…

Pada jaman dulu seorang anak sering melakukan pukulan pukulan yang berirama untuk menarik perhatian orang tuanya. Setelah dia beranjak dewasa ternyata dia menjadi sangat tertarik dengan alat pukul yang menghasilkan bunyi yang dapat berirama seperti yang dia inginkan.
Pada suatu hari dia mencoba untuk menggunakan alat lain yang tidak dipukul tetapi dia mencoba daun dan meniupnya, alangkah kagumnya dia karena ternyata daunpun dapat menimbulkan bunyi. Dia mulai mencoba menggabungkan beberapa daun untuk kemudian dijadikan berbagai bunyi yang berbeda dan alangkah gembiranya hati dia ketika dia mencoba beberapa gabungan dari daun daun itu dan membunyikannya bergantian. Sejak saat itu, dia selalu membunyikan daun daunan itu berirama indah dan selalu menjadi bahan pembicaraan masyarakat dia kampungnya.
Ada seorang pendeta yang sangat menaruh perhatian pada hasil penemuannya dan dia mengajaknya untuk mencoba menyanyikan lagu lagu keagamaan dengan tiupan daun daun itu. Hasilnya sangat luar biasa karena ternyata bunyi gabungan daun daun itu dapat menghasilkan suara yang begitu indah.
Sejak itu setiap ada upacara keagamaan dia selalu diminta untuk membuat alat bunyi yang terbuat dari gabungan beberapa daun yang dia susun secara berurut sehingga setiap gabungan daun dapat menghasilkan bunyi yang berbeda dan apabila disatukan bunyi bunyian itu dapat diatur sekehendak hatinya.

Beberapa tahun kemudian dia mencoba lagi dengan benda lain yang berupa pipa, kemudian dia mencoba lagi meniupnya. Kemudian seperti yang dia lakukan pada daun diapun mencobanya dengan menggunakan berbagai ukuran pipa dari mulai panjang, diameter dan gabungan dari beberapa pipa. Ketika dia gabungkan seluruh alat yang dia gunakan, dia merasakan sebuah getaran kuat yang berada dari dalam dirinya untuk terus meniup seluruh pipa tanpa henti sehingga pada akhirnya dia menemukan irama yang begitu indah dan teratur sesuai dengan panjang pendeknya pipa maupun dimeternya.
Ada keinginan lagi yang muncul dalam dirinya untuk mencoba benda lain, tetapi dia sudah tidak sanggup lagi mencobanya karena pada akhirnya dia meninggal karena usia telah lanjut.

Ada seorang anak yang sangat tertarik pada hasil penemuannya. Anak ini kemudian mencoba lagi menghidupkan berbagai alat percobaan untuk menghasilkan bunyi. Sesaat dia tertegun, dia merasa ada sesuatu yang tertinggal didalam dirinya ketika dia mencoba sebuah garpu dipukulkan pada sebuah pipa besi. Alangkah senangnya dia disaat itu dia menemukan idea untuk membuat beberapa ukuran pipa besi dan kemudian dia memukulnya sesuai dengan irama yang dia inginkan. Di akhir percobaannya dia mencoba untuk membuat angka pada setiap nada yang dihasilkan oleh alat dia itu.

Dan itulah awal dari hadirnya sebuah tangga nada yang kita kenal sekarang dengan nama not, yang kemudian mulailah timbul berbagai eksperimen pembuat alat alat bunyi yang dapat diubah nadanya pada saat dipukul ataupun ditiup.
Sekarang alat bunyi2 an ini sudah begitu banyak macam ragamnya, tetapi patokan nada tetap sama mengacu pada angka hasil penemuan seorang anak jenius pada masanya, duluuu….





FENOMENA MUSIK BLUES di kota Bandung

14 02 2009

 

Didalam kehidupan manusia musik merupakan sebuah kebutuhan utama karena seluruh manusia akan merasa senang dan bahagia apabila dia mendengarkan musik yang dia senangi.

Akan halnya sebuah jenis musik yang tidak begitu digemari oleh masyarakat luas, bukan berarti musik ini tidak mempunyai arti yang sama didalam sebuah kehidupan manusia, malahan cenderung mempunyai kwalitas yang lebih tinggi dari musik yang sangat digemari oleh sebagian besar masyarakat.

Musik blues merupakan penggambaran kehidupan dari sekelompok manusia yang merasa dirinya tertindas oleh sebuah kekuasaan, dan didalamnya terdapat getaran jiwa yang kuat untuk dapat menyentuh hati terdalam seorang manusia. Didalam perkembangannya musik ini mendapat beberapa penambahan arti ataupun jangkauan rasa yang akan dicapai, sehingga akhirnya muncul berbagai jenis musik blues yang satu sama lain mempunyai ciri yang berlainan.

Ada semacam ganjalan yang begitu kuat bagi seseorang disaat dia menginginkan orang lain turut larut didalam irama kehidupan musiknya, yaitu tidak setiap orang akan merasa tersentuh oleh jiwa dari musik ini dan tidak setiap irama membawa pendengarnya terbawa oleh perasaan yang dirasakan oleh pemainnya sehingga seringkali sebuah musik atau lagu blues tidak dapat menjangkau manusia dalam jumlah banyak seperti musik lain yang sifatnya sangat umum.

Kekhasan dari musik jenis ini adalah sebuah lantunan tinggi dari sebuah alat yang dapat menjangkau ketinggian maksimum dari sebuah suara, dan ini adalah ekspresi dari sebuah jeritan dari hati terdalam untuk sebuah kebebasan.

Apabila kita mendengar sebuah musik blues, maka sangat dirasakan sebuah sentuhan menyayat pada hati yang membuat kita benar benar menikmati musik ini dengan sepenuh hati, dan apabila kita telah dapat menerimanya dengan seluruh indera rasa kita, maka kita adalah seorang penggemar musik blues yang sejati.

Fenomena musik ini di kota Bandung, seperti sebuah musik asing yang masih sukar diterima oleh sebagian besar masyarakat karena mayoritas masyarakat kota Bandung lebih menyukai musik yang lebih riang dan lebih mudah untuk diikuti dan mereka lebih menginginkan jenis musik yang dapat membuat ,mereka hidup bergairah. Namun demikian bukan berarti musik ini sama sekali tidak mempunyai penggemar, banyak juga orang Bandung yang menyukai jenis musik ini walaupun tidak dapat menjangkau jumlah yang sama dengan musik lain yang lebih ringan dan mudah diikuti.

Didalam kenyataannya jenis musik ini sering diadakan dikalangan tertentu yang nota bene adalah kaum intelek yang selalu menginginkan musik yang lebih menyentuh rasa terdalam dari sebuah kehidupan. Walaupun kita lihat para pemain belum tentu orang yang kita anggap intelek, tetapi selera dan kemampuan mereka dapat dikategorikan sebagai kemampuan luar biasa dan ini sebenarnya sangat mahal harganya.

Ketika sebuah grup musik  membawakan sebuah lagu berirama blues, hati kita seakan dibawa pergi oleh alunan tinggi melengking tetapi indah, dan saat itu kita merasakan sebuah getaran hebat untuk sebuah kebebasan.

Lalu bagaimana kehidupan para pemain yang mempunyai kemampuan tinggi ini, apakah mereka merasakan sebuah penghargaan yang setimpal  dengan nilai jenis musik yang mereka mainkan? Apakah mereka sudah cukup puas dengan mendapatkan kesempatan untuk melantunkan suara hati mereka?

Sangat ironis, sebuah kemampuan yang tinggi dari pengekspresian rasa dalam bermusik, ternyata tidak membuat hal ini dapat dijadikan sebagai pegangan hidup yang layak dan sangat ironis dimana pemain musik yang tidak mampunyai kemampuan tinggi dalam pengekspresian rasa, justru dapat menjadikannya sebagai pegangan hidup.

Siapa yang dapat kita harapkan untuk membuat para pemusik dapat menjadikan kemampuannya sebagai jaminan kehidupan mereka dimasa datang?

Sebuah pertunjukan amal sering tidak menggunakan musik ini sebagai rangsangan untuk para pendengar mengeluarkan dana dari kantongnya, malahan mungkin hampir tidak pernah karena musik ini dianggap tidak mempunyai daya pikat untuk banyak orang biasa, sebaliknya sebuah perayaan khusus keluarga kaya atau yang merasa elit, sering memakai pertunjukan music ini sebagai lambang dari kondisi kehidupannya.

Begitu sebuah keinginan mengangkat kehidupan mereka kearah yang lebih baik, maka berbagai kendalapun muncul dan yang lebih menonjol adalah mendatangkan para penggemar musik ini berdatangan dengan kesadaran bahwa musik ini adalah musik elit yang bernilai tinggi sehingga membuat setiap orang yang datang merasa berkewajiban memberikan imbalan yang pantas dan inilah tantangan bagi para penyelenggara pertunjukan musik ini. Disinilah titik awal berangkat dari sebuah rencana pertunjukan.

Dengan membuat sebuah kerangka dasar dimana sasarannya adalah meningkatkan pengunjung, maka penyelenggara harus membuat sebuah peta penggemar dengan cermat dan juga membuat skala prioritas para penggemar yang jelas. Pelajari seberapa banyak penggemar ini dan pelajari seberapa lama para penggemar ini dapat menikmati musik ini dengan baik.

Ada sedikit kendala yang mungkin harus segera diselesaikan sebelum setiap orang merasakan kehadiran sebuah perasaan yang dalam ketika mereka mendengarkan musik ini yaitu berikan sedikit pengarahan pada setiap lagu yang akan dibawakan sehingga rasa dan keinginan untuk terus menikmati akan tergugah dan membuat mereka menjadi satu dengan music ini.

 





Grafiti di Jl. Siliwangi

26 10 2008

Ada rasa gembira tatkala mendengar sebuah rencana kepedulian terhadap wajah dinding jalan Siliwangi, namun kegembiraan berganti menjadi kegalauan ketika mendengar bentuk kepedulian itu berupa penggambaran pada dinding tersebut

Hah ?, Ada apa ? Kenapa dinding itu harus diberi gambar ? Bukankah dengan dibersihkan saja sudah cukup indah ?
Sampai detik ini pun hati ini masih tetap tidak menerima pada kenyataan yang terjadi .. Dinding itu tetap digambar-gambar…dilukis-lukis… oleh sekelompok manusia. Betapa malu hati ini, kenapa harus terjadi ? Apakah mereka kurang pekerjaan? Atau mereka membutuhkan sebuah tempat untuk dapat mempertontonkan kebolehan dan kehebatannya dalam gambar menggambar kepada masyarakat luas di Bandung ini.

Jalan Siliwangi adalah sebuah jalan yang indah disaat dulu mulai dibentuk dan kemudian dijadikan jalan penghubung bagian Utara Barat kota Bandung dengan Utara Timurnya. Jalan ini masih tetap berfungsi seperti yang direncanakan dulu, namun dalam kepadatannya sudah sangat tidak terkendali lagi. Rasanya sudah tidak terlihat lagi keindahan yang dulu pernah menjadi kebanggaan kota.

Akibat sebuah longsor yang pernah terjadi pada saat hujan lebat, dibuatlah dinding penahan tanah sebagai antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya longsor kembali.
Pada saat pembangunannya, muncul suara2 yang pro maupun yang kontra, yang merupakan hal yang biasa bagi sebuah perbuatan yang dianggap akan memberikan suatu pemandangan baru dari wajah jalan. Namun akhirnya suara suara kontra berubah menjadi mendukung ketika dinding itu selesai karena memang terlihat bagus dan tidak membuat jalan Siliwangi menjadi buruk rupa, bahkan dengan penampilan material yang natural tanpa polesan apa apa, tampilam dinding ini seolah olah memperlihatkan sebuah kejujuran dari sebuah keindahan buatan yang bersatu dengan keindahan alam disekitarnya.

Waktu terus bergulir, jalan Siliwangi pun mengalami perubahan dalam kepadatan lalu lintasnya, yang memunculkan idea idea gila dari beberapa kelompok masa yang merasa dinding itu adalah tempat untuk menyampaikan aspirasinya. Dengan teganya mereka membuat dinding ini menjadi begitu menderita oleh tempelan tempelan kertas yang menurut mereka lebih penting daripada wajah indahnya.

Ah betapa menderitanya dia, warga Bandung yang dianggap akan mencintainya ternyata membuatnya coreng moreng tidak karuan, mungkin kalau dinding itu mampu mengekspresikan perasaannya dia akan menjerit, memohon pada setiap orang yang merekat wajahnya dengan secarik kertas untuk tidak melakukannya, betapa wajah itu menjadi porak poranda penuh dengan tempelan yang compang camping. Sungguh sedih hati ini, betapa kejamnya manusia.

Wajah muram tidak bercahaya itu tidak berdaya menolak dirinya untuk diperlakukan semena mena oleh kelompok demi kelompok manusia, dengan segala duka dia membiarkan wajahnya ditempel dan dicoreng demi yang dinamakan sebuah aspirasi.
Semakin lama wajah itu semakin kuyu, duka dihati semakin dalam terasa, manusia semakin tidak peduli pada deritanya………….….dan…………..

Ketika ada sebuah gagasan muncul akan memperindah kembali wajah itu … rasa syukur terucap dari masyarakat yang peduli…harapan pun muncul akan kembalinya sebuah keindahan.
Seperti seorang pengantin wanita yang sedang menunggu pria pendampingnya, hati ini berdebar..bagaimanakah rupa para penyelamat ini, bagaimana cara mereka mereka membuat wajah ini kembali bersinar dengan segala keindahannya? Tak sabar rasanya menanti saat itu tiba.

Saat yang ditunggupun tiba…..
Hari pertama, wajah itu dibersihkan dari segala coreng moreng, mulai kelihatan berseri kembali, seolah olah tidak pernah ada penderitaan. Nafaspun lega, Alhamdulillahi Rabbil Alamin, akhirnya wajah itu berseri kembali.
Hari kedua… loh …kok dipetak petak ? Mau diapain dia ?.. Kenapa banyak orang yang membawa cat warna ?.. Loh ada apa ini? Kenapa banyak orang berbondong bondong datang dengan kwas ditangannya ?…………….?………

Yaa ampuuun Gusti, kenapa kwas itu berubah menjadi senapan ? Kenapa cat warna itu berubah jadi peluru tajam…… Tolong….tolooong .. Ampun ..ampuuun…. kasihani wajah ini….. jangan…jangan disiksa lagi.. Jangan .. jangaan .. tembakkan peluru itu kewajahku…sakit .. sakit .. sakiiiiit sekali……Ampun….ampuun ampuun jangan disiksa lagi wajah ini, …ampuuun….ampuuun….ampuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuun. !!!!!!!!!!!.

…………………………………………………………………………………………………………………

Jangan biarkan aku menderita lagi
Jangan biarkan aku tersiksa lagi
Biarkan aku bersinar lagi
Walau dalam kesederhanaan

Jangan lukai wajahku lagi
Jangan warnai wajahku lagi
Biarkan aku bersatu lagi
Dengan keindahan alam sekitar

Tolong bersihkan kembali wajah ini
Tolong rawat kembali wajahku ini
Jangan biarkan seorangpun mengotori lagi
Agar kebahagiaan selalu terpancar
Dalam sinar keindahan alam.





Bandung bertutur

25 10 2008

Ketika awan menyelimuti diriku jaman dulu
Terasa sejuk dan nyaman seluruh jiwa ragaku
Dan ketika hujan mengguyur seluruh tubuhku jaman dulu
Terasa segar seluruh hati sanubariku
Dan ketika burung bernyanyi dimukaku
Wahai indah nian suara kicau merdunya

Setelah waktu yang begitu indah berlalu seperti angin lalu
Jiwaku kini terasa hampa dan nestapa
Melihat luka yang ada diseluruh badanku
Melihat segala yang dulu kukira hanya bayangan buruk semata

Wahai manusia yang berada didalam jiwa ragaku
Dengarlah jeritan dukaku ini
Betapa sakit hati ini
Betapa nestapa ragaku ini
Betapa tega engkau menyiksa diriku seperti ini
Betapa tega engkau membuat aku menderita seperti ini

Wahai manusia penghuni jasadku
Jangan engkau berbuat sesuka hatimu
Jangan engkau berbuat yang membuat diriku tersiksa
Jangan berbuat semau pikiranmu

Lihatlah diriku
Lihatlah mukaku
Lihatlah mataku
Dan lihatlah jiwa dan hatiku
Apakah engkau melihat suatu kebahagiaan tersisa
Apakah engkau melihat keceriaan berada
Apakah engkau melihat kecantikan semata

Wahai manusia penghuni alamku
Lihatlah selalu pada ragaku
Lihatlah selalu pada jiwaku
Dan lihatlah selalu pada lukaku
Akibat ulahmu yang sangat bernafsu
Untuk membuat diriku seperti debu
Yang tidak berarti tertiup deru
Yang tidak berbau tertiup kalbu

Wahai manusia penghuni ragaku
Mengapa engkau begitu bernafsu
Pada diriku yang kini berpadu
Dengan segala yang bersifat nafsu
Padahal dulu aku berada
Pada masa yang penuh bahagia
Karena ragaku tiada terluka
Oleh derita yang sekarang ada

Wahai manusia yang telah menganiaya
Jangan engkau teruskan kekejamanmu
Pada diri yang telah meronta
Pada diri yang telah meminta
Untuk suatu pengampunan dosa
Apabila memang itu ada

Wahai manusia penghuni alamku
Tengoklah selalu pada masa jayaku
Tengoklah selalu pada masa indahku
Tidak ada luka didalam tubuhku
Seperti apa yang engkau lakukan kini
Seperti apa yang engkau berikan padaku
Karena engkau tidak pernah menerima
Karunia diriku sebagai karunia Tuhanmu
Yang harus dijaga dengan penuh kelembutanmu
Yang harus kau jaga seluruh kesegaranku
Yang harus kau jaga seluruh kecantikanku
Yang akan selalu memberimu keteduhan hati
Pada saat engkau tertimpa derita hidupmu
Pada saat engkau termenung rindu
Kepada apa yang telah engkau dapatkan
Dari seluruh bathin dan jiwa ragaku

Wahai manusia penghuni badanku
Benahilah aku setulus hatimu
Rindukanlah dirimu pada kecantikanku dulu
Rindukanlah hatimu pada kesegaranku dulu
Rindukanlah jiwamu pada ketenanganku dulu

Wahai manusia yang telah lama menduduki diriku
Kasihanilah aku sepenuh hatimu
Kasihanilah aku sepenuh ragamu
Kasihanilah aku setulus jiwamu
Karena aku kini tersiksa
Oleh luka yang semakin menyakitkanku
Oleh luka yang memenuhi seluruh jiwa ragaku
Oleh luka yang tidak dapat aku sembuhkan lagi
Karena hanya engkau wahai para manusia
Yang dapat membuat diriku pulih kembali
Pada kesegaran dan kecantikan abadi
Yang akan membuat diriku sehat kembali
Yang akan membuat diriku bernyanyi kembali
Karena hatiku terasa sangat bahagia
Dengan apa yang telah engkau lakukan dengan rela
Dengan apa yang engkau lakukan dengan penuh kasih
Pada diriku yang teramat renta
Karena tua termakan usia

Wahai manusia berhati luhur
Tiada lain yang dapat aku sampaikan sekarang
Hanya sebuah harapan akan keluhuran jiwamu
Untuk merawat badanku dari luka dan kepedihanku
Agar aku dapat memberimu
Kebahagiaan abadi yang engkau dambakan
Karena aku adalah karunia
Dari Tuhanmu yang Maha Esa
Yang seharusnya engkau syukuri
Dan seharusnya engkau sayangi
Dengan sepenuh jiwa ragamu
Agar aku bertambah kuat dan sehat
Dalam menjalankan tugas beratku
Memberi kehidupan bahagia
Pada kamu semua yang aku cinta

Dan cintailah aku selamanya
Agar hatiku tentram bahagia
Seperti apa yang engkau akan terima
Sebagai karunia
Dari Tuhan Yang Maha Esa
Amin.





TAKSU

23 10 2008

Taksu adalah suatu uraian yang berkaitan dengan derajat keimanan dan kemampuan seseorang yang akan menjalani suatu proses upacara keagamaam yang sangat bersifat ritual.
Tetapi didalam kehidupan sehari hari kata Taksu lebih dikaitkan kepada kemampuan seseorang dalam menangkap irama suatu tabuhan ataupun irama gamelan yang lebih mengarah kepada pengolahan rasa yang sangat dalam dan apabila seseorang tidak mempunyai rasa yang dibutuhkan oleh suatu gerakan tertentu maka dia akan kehilangan taksu atau kehilangan kepekaan ataupun kehilangan peluang untuk dapat menikmati ataupun manjalankan suatu kehidupan ritual keagamaan dengan benar dan baik.
Jadi dalam hal ini taksu sering dipakai untuk mengkategorikan kemampuan seseorang dalam menangkap suatu gerakan seni yang dihubungkan dengan seni ritual yang akan mengarah kepada kedalaman rasa dan kedalaman jiwa dalam menjalankannya sehingga apabila orang sudah dinyatakan mempunyai nilai taksu yang tinggi maka dengan sendirinya orang ini akan dapat menghayati seluruh perjalanan seni didalam kehidupannya dan sudah barang tentu jika dikaitkan dengan seni ritual orang ini akan sangat menguasainya.





Idea & Kreatifitas dalam Proses Perancangan Arsitektur

17 10 2008

Dalam kehidupan manusia, idea dan kreativitas sebenarnya sudah merupakan tarikan nafas yang sangat biasa dan selalu digunakan sehari hari dan yang lebih istimewa algi bahwa idea selalu disertai oleh kegiatan yang sangat kreatif sehingga dapat menghasilkan sesuatu yang indah, baik dan berguna.

Sebagai suatu gambaran kita dapat melihat sebuah benda yang merupakan hasil dari suatu kreativitas yang diawali dengan munculny idea didalam otak manusia yaitu sebuah gelas yang terbuat dari kaca. Pada awal munculnya kebutuhan akan tempat minum, manusia jaman batu hanya menggunakan sehelai daun yang dibentuk mangkok sehingga mereka dapat menangguk air sebanyak yang mereka butuhkan. Saat pertama kali mereka berfikir membuat mangkok dari daun itulah yang disebut idea untuk kemudian kebutuhan berkembang dengan melalu suatu proses kreativitas manusia pada jaman berikutnya menjadi sebuah gelas yang terbuat dari kaca dan smapai sekarang kita melihat beribu macam bentuk gelas dari bahan yang beraneka macam tetapi fungsi utamanya tetap sama yaitu untuk membuat orang mudah memasukkan air kedalam mulut dengan porsi yang dapat diukur.

Dari sebuah gambaran diatas tadi kita melihat adanya suatu perbedaan antara idea dan kreativitas dimana idea merupakan awal dari suatu proses pembentukan ataupun perjalanan dari suatu karya sedangkankreativitas merupakan pendukung utama yang menjadikan idea tadi berkembang menjadi bermacam bentuk dan beragam materialnya.

Kita sekarang ini selalu mempermasalahkan bahwa keadaan negara kita selalu dalam keadaan kesulitan dan kita semua harus prihatin menghadapinya dan hal itu sepertinya sudah membuat kita terlalu merasa takut untuk berbuat sesuatu yang kelihatannya akan menambah rumit masalah kehidupan dan halini juga yangmembuat orang enggan untuk berfikir kreatif apalagi mengeluarkan idea karena dialam benak setiap orang akan dipenuhi oleh problem kehidupan yang semakin sulit untuk diatasi.
Bagi orang yang kreatifitasnya tingga, keadaan yang serba sulit ini akan membuat mereka selalu berfikir untuk membuat suatu pengembangan dari yang sudah ada ataupun timbulkeinginan untuk membuat sesuatu yang dapat membuat mereka bisa mengatasi kesulitan sehingga banyak usaha usah baru muncul yang pada awalnya tidak pernah terfikir oleh mereka. Hal ini menandakan betapa dekat sebuah idea bisa diraih seseorang kalau mereka orang yang kreatif.

Dari gambaran baru diatas, kita melihat lagi suatu fenomena idea yang diawali dari kreativitas dalam keinginan untuk mengatasi suatu keadaan dimana terlihat bahwa idea muncul karena kreativitas.

Dengan melihat kedua fenomena itu, kita dapat melihat adanya suatu keterkaitan yang sangat kuat antara idea dan kretivitas dimana keduanya akan saling membuat sesutau yang menjadi masalah dapat menciptakan suatu karya benda atupun karya pikir yang sangat bermafaat didalam kehidupan manusia.

Untuk melihat lebih jauh apa dan bagaimana suatu idea muncul dan apa dan bagaimana suatu kreativitas dapat membuat suatu idea berkembang kearah yang sangat positif, kita harus terlebih dahulu melihat kedua hal tadi secara terpisah dan bagaiman keduanya dapat disatukan dan dapat dipisahkan.

Idea, didalam kesehariannya idea memang tidak bisa diterangkan secara jelas apa dan bagaimana dia muncul, bekerja dan berhasil, tetapi mungkin secara sederhana kita dapat mendefinisikan sebagai suatu hal yang muncul secara spontan didalam pikiran ketika menghadapi suatu kebutuhan ataupun tantangan dimana idea ini akan mempunyai kemandirian artinya dia tidak terpengaruh oleh sesuatu yang sudah ada tetapi sering kali merupakan suatu penemuan yang benar benar baru.

(….. tunggu lanjutannya yaa….)





Idea & Gagasan

12 10 2008

Kedua hal tersebut sama sama mempunyai dasar pada pemecahan suatu masalah yang dihadapi, tetapi idea lebih kepada pemecahan yang sifatnya bentuk suatu benda yang mungkin dapat dikembangkan lebih lanjut sedangkan gagasan lebih kepada cara untuk menyelesaikan suatu masalah.
Didalam kehidupan sehari hari ide dan gagasan sering dicampur adukan padahal karakter keduanya sangat berbeda dan juga gagasan lebih kepada action sedang idea lebih tertekan pada bentuk suatu barang atau benda dan ada satu hal lagi yang lebih jelas bagaimana keduanya bisa saling disatukan dalam suatu proses rancangan dan didalamnya terdapat unsur kreativitas yang ternyata sangat menentukan kwalitas dari kedua hal tersebut
Jadi walaupun orang punya idea belum tentu orang itu kreatif, tetapi apabila orang yang kreatif biasanya akan kaya dengan idea. Juga gagasan, orang yang mempunyai gagasan belum tentu dia kreatif tetapi orang yang kreatif biasanya juga sering menemukan gagasan gagasan yang cemerlang.
Dengan demikian jelaslah bahwa ternyata kreativitas sangat dominan dalam membuat seseorang bisa berkarya dan akan kaya dengan hasil karya asal ditunjang oleh kemauan yang keras danjuga bagaimana kreativitas itu dapat dikembangkan dengan baik dan optimal sehingga setiap orang akan dapat menghasilkan idea idea cemerlang dan gagasan gagasan yang masuk diakal dan juga berkaitan dengan kelayakan dan bagaimana idea dan gagasan dapat dilaksanakan dengan baik.





Designer

12 10 2008

Kemampuan seseorang didalam mengekspresikan gagasan yang selalu didasari oleh sebuah dasar idea yang original dan merupakan sebuah gambaran dari suatu karya kreatif disebut seorang designer.

Sebuah design yang mengacu pada seperangkat aturan yang selalu dijadikan patokan untuk sebuah hasil yang baik, dalam arti diakui dan diminati oleh masyarakat luas, selalu melalui sebuah proses pekerjaan yang selalu mengacu pada keberhasilan sebuah karya yang dihasilkan sebelumnya.
Jadi ketika sebuah karya design dihasilkan, maka yang akan terjadi adalah sebuah reaksi masyarakat yang melihat ataupun memakai karya tersebut. Ketika sebuah reaksi muncul, sebuah gambaran pendapat terlihat jelas dan mempunyai nilai koreksi yang tinggi sekaligus nilai penghargaan yang tinggi pula.
Ketika sebuah karya masih tersimpan didalam kepala seorang designer, ada semacam kerangka berpikir yang selalu mengikuti dimana sebuah kerangka ini berpatok pada berbagai keadaan dan berbagai keinginan lain yang secara bersama muncul pada kepalanya. Agar segala hal yang muncul ini dapat dilihat dan dikaji dengan baik, maka seorang designer harus mampu mengatur dan menyusun apa yang muncul dikepalanya dan membuat sebuah skema dari apa yang dibayangkan, kemudian apa yang diinginkan, apa yang menjadi kendala & acuan dan bagaimana kira kira cara untuk membuat karya itu dapat terrealisasi dengan baik sehingga hasil yang dicapai sesuai dengan yang diinginkan.
Didalam perjalanan ini seringkali terjadi penyesuaian kehendak dan acuan demikian juga penyesuaian kehendak dengan kendala, tetapi apapun yang dialami didalam proses perealisasian sebuah keinginan yang didasari pada bayangan idea, maka semuanya adalah merupakan sebuah perjalanan yang harus dilalui oleh seorang designer.
Didalam konteks aritektur misalnya proses ini dikenal dengan nama konseptualisasi proses atau proses pemahaman dan pengartian dari sebuah keinginan yang didasari oleh bayangan bentuk yang diinginkan dan didalam konteks yang lebih luas, maka arti kata designer dapat dikategorikan kepada keahlian didalam membuat sebuah karya imaginatif menjadi suatu karya yang nyata dan dapat dirasakan oleh anggota badan maupun hati seseorang yang melihat ataupun memakainya.
Dalam pengertian Bahasa Indonesia, kata designer tidak dapat dijadikan satu arti untuk seluruh konteks karya design, karena setiap hal yang menjadikan designer dapat berbuat sesuatu untuk merealisasikan bayangan dan keinginannya tidaklah mempunyai proses yang selalu sama dan juga lingkup pemahaman dan pengartian dari pekerjaannya.
Bagi seorang designer yang bergerak didalam busana misalnya tidak bisa kita katakan sebagai perencana busana karena dia tidak merencanakan sesuatu yang mengacu pada berbagai persyaratan yang dapat mengikat kebebasan dia dalam berkarya.
Didalam konteks arsitektur atau pekerjaan sejenis, seorang designer tidak dapat dikatakan sebagai perancang karena dia tidak cukup hanya melakukan pengamatan secukupnya dan kemudian dia juga tidak cukup hanya memikirkan sepertiga dari beberapa persyaratan lain yang berarti seorang designer yang mengolah sebuah rancangan arsitektur harus mempunyai beberapa keahlian yang sangat mengikat satu sama lain dan mengikat seluruh komponen yang ada didalamnya.
Walaupun demikian kata designer akan tetap dipakai bagi seorang manusia yang membuat sebuah karya imaginatif menjadi sebuah karya nyata dengan mengutamakan kehendak orang lain yang tidak terlalu membuat dirinya kehilangan daya imaginatifnya, sehingga didalam kehidupannya seorang designer akan selalu berusaha mendengarkan kehendak orang yang ingin memakai karyanya.
Seringkali apabila seseorang menyebut dirinya seorang designer, selalu membuat orang tertawa karena sebenarnya seorang designer yang benar benar kualified, seringkali merasa tidak yakin pada apa yang sedang dikerjakannya sebelum orang yang memakai karyanya menyatakan senang dan puas atas hasil yang dicapainya.
Jadi kata designer didalam bahasa Inggris ternyata sangat luas lingkup pengertiannya dibanding dengan kata perancang ataupun perencana, karena didalam kata perencana ada sesuatu yang dibuat dulu untuk kemudian diuji kebutuhannya apakah bisa digunakan atau tidak kemudian diperbaiki untuk selanjutnya diuji lagi, diperbaiki lagi sehingga sebuah perencanaan akan membutuhkan proses panjang, sedangkan kata perancang tidak begitu membutuhkan pengujian berulang tetapi cukup mengacu pada sebuah teori ataupun pada keinginan si pemakai dan dengan sebuah kemampuan daya cipta yang baik maka sebuah karya akan dapat diterima oleh pemakai ataupun pengguna lainnya.
Seperti apa akhirnya pengertian designer dalam bahasa Indonesia, apakah setara dengan perencana atau setara dengan perancang, atau dia mempunyai pengertian sendiri yang tidak setara dengan kedua kata itu?
Untuk mengetahui hal ini lebih jauh, maka pertama tama kita harus melihat dari sudut pandang mana kita melihat kata designer ini apakah dari sebuah karya atau dari sebuah proses. Apabila kita melihat :
• kata designer dari sebuah karya,
maka yang akan kita lihat adalah seorang manusia yang mempunyai keahlian didalam membuat sebuah karya imaginatif menjadi sebuah karya nyata yang diakui masyarakat pemakainya,
dan apabila kita melihat
• kata designer dari sebuah proses,
maka akan terlihat dengan jelas bahwa arti kata designer sangat luas jangkauannya dan tidak dapat dibuat hanya dengan satu kata yang sama karena didalam merealisasikan sebuah keinginan menjadi sebuah karya nyata dibutuhkan berbagai keahlian yang berhubungan dengan jenis benda atau karya yang akan dihasilkannya sehingga kata designer akan berarti perencana, perancang bahkan pembuat, dan yang lebih menonjol didalam kesehariannya kata ini akan tetap dipakai untuk seluruh keahlian dalam penciptaan dan mungkin akan demikian selamanya karena tidak ada sebuah katapun didalam bahasa Indonesia yang mampu memberikan sebuah pengertian yang dapat dipakai untuk seluruh konteks yang berkaitan dengan proses penciptaan ini.

Jadi biarkan kata ini seperti adanya, jangan berusaha untuk menterjemahkan kedalam bahasa lain, dan jangan pula mencoba membuat sebuah definisi kata yang sepertinya mempunyai arti yang sama dengan kata ini karena pada akhirnya selalu didapat ketidak sesuaian dengan arti lain dari kata ini.





Seni Terapan

12 10 2008

Kembali pada cerita sebuah keindahan yang keluar dari lubuk hati manusia, ada sebuah kejadian yang sangat membuat kita berpikir kembali, bagaimana jika sebuah kata seni bergabung dengan kata teknologi, apakah akan tetap mempunyai arti keindahan atau malah sebaliknya?
Memang ada kalanya manusia merasa dirinya seperti tidak ingin dikuasai oleh sesuatu yang sifatnya bukan alami tetapi tanpa kita sadari seseorang akan selalu membuka dirinya untuk diracuni oleh barang yang sangat tidak alami malahan kadang kala mereka menjadi lebih berkeinginan untuk menjadi bagian dari barang non alami ini. Lalu apa kira kira yang akan terjadi apabila ternyata manusia tidak menyadari bahwa dirinya sedang terbawa oleh sebuh gejala alam yang tidak alami?
Sebagian orang merasa bahwa dirinya akan tetap berada dijalur yang benar benar bersifat alami dan tidak akan terbawa oleh arus yang non alami, sebagian lagi merasa dirinya siap siap saja andaikata dia terpaksa harus mengikuti arus non alami itu tetapi sebagian besar manusia malahan cenderung dengan kesadaran penuh melibatkan langsung kedalam gelombang arus yang membawa dirinya kealam non alami ini.
Nah apabila telah terjadi kelompok yang mempunyai keinginan yang tidak sama terhadap keadaan yang akan membawa mereka kearah yang tidak jelas batas alami dan non alami, apa yang akan terajdi kemudian, akankah manusia kembali kejaman purba dimana alam telah benar benar menjadi bagian dan penentu kehidupan mereka, atau kembali kejaman batu dimana mereka juga mulai mengenal kehidupan yang menjadi biang keladinya sebuah peradaban yang mengarah pada kehidupan non alami, atau malahan mereka tidak akan menoleh sama sekali pada kehidupan alami yang pernah nenek moyang kita jalani?
Ada sebuah kisah nyata yang menggambarkan betapa kehidupan yang sifatnya alami sangat membuat manusia tidak bahagia dalam arti mereka tidak pernah merasakan bagaimana kebutuhan hidup berkembang dengan baik selain mengandalkan kekayaan alam yang mereka rasakan semakin sulit untuk didapat dan bagi kelompok ini sepertinya dunia terasa sangat sempit. Akan halnya manusia yang mulai membuka diri kepada dunia diluar yang sepertinya bersifat non alami, mereka menemukan begitu luasnya dunia dan begitu banyaknya kesempatan mereka untuk mengembangkan kebutuhan kehidupan mereka dan mereka juga merasa bahwa begitu banyaknya kemudahan yang mereka peroleh dikala sesuatu bahan alam mulai tidak mudah lagi mereka dapatkan.
Dari sekelumit cerita diatas sebenarnya bukan berarti alam menjadi tidak ramah dan membuat manusia tidak merasa bahagia karena sebenarnya apapun yang manusia lihat didunia ini semuanya bersumber dari alam itu sendiri. Sangarlah tidak mungkin manusia dapat hidup tanpa dukungan alam lingkungannya.
Lalu apa sebenarnya yang terjadi apabila manusia akan tetap membutuhkan alam sementara kemajuan berpikir sudah menginjak pada kehidupan yang sepertinya tidak alami?
Apa yang terjadi adalah manusia akan tetap memanfaatkan alam bagi kehidupannya dan dengan kemajuan jaman yang dipelopori oleh para genius, akhirnya mereka menemukan bahwa segala hal yang ada dialam adalah unsur biologis yang dapat diuraikan secara mathematis dan membuat setiap bentuk apapun yang ada dapat diikuti oleh bentuk bentuk terapan yang memadukan unsur seni dan perhitungan sehingga akhirnya manusia tetap menggunakan alam sebagai faktor utama didalam kehidupannya.
Inilah inti dari karya seni terapan dimana manusia memadukan seni dengan perhitungan dan ternyata memang dapat menghasilkan karya karya yang luar biasa dan mempunyai daya guna yang tingga bagi kehidupannya.
Lalu kapan sebenarnya dimulainya pemikiran untuk memadukan kedua unsur ini?
Kita kembali pada jaman dimana manusia memulai kehidupan dengan sebuah penemuan yang menjelaskan keterkaitan sebuah bidang lurus dengan bidang miring dimana dikenal dengan rumus Phytagoras. Sejak penemuan rumus itu, dimulailah penelitian demi penelitian keterkaitan berbagai macam unsur alam dengan rumusan matematis dimana pada ujung penelitian ditemukan berbagai jenis bentuk bentuk indah yang dapat diuraikan dengan perhitungan rumit. Akhirnya dikenal dengan kata Seni Terapan yang mengacu pada rumus rumus mathematik dengan berbagai bentuk alam yang indah.
Akan halnya penemuan yang lebih modern menggubah segala bentuk bebas menjadi bentuk bentuk geometris dan menjadikannya sebagai patokan untuk bentuk lain yang lebih dinamis namun tetap mengikuti rumus2 yang membuatnya mudah untuk dilaksanakan bahkan dijadikan benda benda monumental yang sangat indah.
Akhir dari uraian diatas adalah sebuah kesimpulan yaitu tidak ada satupun kehidupan dialam jagat raya yang tidak dapat dijadikan bahan untuk diteliti dan dianalisa yang kemudian dibentuk mengikuti kebutuhan manusia didalam memenuhi keinginan keinginannya untuk berkembang.
Dengan kata lain setinggi tingginya ilmu terapan pada akhirnya akan kembali pada unsur seni karena hal ini merupakan dasar kehidupan manusia.





Seni Kontemporer

12 10 2008

Seni kontemporer sebenarnya bukan hal yang patut dipertanyakan lebih jauh dan tidak harus dijadikan patokan bagi perkembangan jaman karena seni kontemporer sangat bervariasi dalam bentuk dan langgamnya dimana seorang manusia pada saat tidak terduga dapat saja menghasilkan sebuah karya seni yang begitu baik dan dapat mengikat perhatian banyak orang dan setiap orang yang melihat akan mengucapkan hal yang sama “ betapa indahnya “ karya ini. Tetapi akan lebih mudah lagi apabila karya yang termasuk kedalam seni kontemporer ini diperdalam lagi makna dan artinya kepada kedalaman rasa dimana selain indah dilihat juga indah untuk dirasakan. Ada kemungkinan seni kontemporer berakibat pada kemajuan dunia seni itu sendiri karena bukan mustahil karya seni kontemporer memberikan inspirasi imajinatif kepada setiap orang yang merasakannya dan bukan mustahil pula apabila salah satu dari orang orang ini terpancing alam pikirannya untuk membuat sebuah karya yang akan berlangsung lama kehidupannya dan membuahkan sebuh fenomena kontemporer yang tidak hanya berumur pendek. Didalam kenyataan, sebuah karya seni kontemporer memang seringkali dijadikan landasan berpikir bagi orang yang mempunyai kepekaan terhadap nilai2 seni yang tinggi sehingga seringkali sebuah karya seni ini membuat dia terdorong untuk menciptakan sebuah karya imajinatif yang sangat berpeluang untuk dijadikan Karya Besar sepanjang masa.
Akan halnya kemajuan dalam pengekspresian seni kontemporer ini sering terjadi penggambaran yang salah dimana setiap hal yang datang secara tiba tiba disaat apapun dapat disebut seni kontemporer dan kapanpun, siapapun sepertinya dapat saja terjadi bentuk bentuk baru yang sering disebut New Contemporer padahal kadang bahkan sering kali apa yang terjadi sangat jauh dari keindahan yang membuat jiwa tergetar.
Jadi apabila kita menyimak dengan baik arti kata Kontemporer yang dikaitkan dengan kata seni, kita akan melihat bahwa apapun yang dihasilkan dalam mengekspresikan idea ataupun imajinasi yang sifatnya tidak langgeng tidak cukup hanya membuat sesuatu yang baik atau menarik, tanpa penjiwaan yang mendalam, semuanya akan terasa kosong dan tidak mempunyai kesan khusus. Seperti sebuah botol yang tidak terpakai, akan menjadi sesuatu yang indah apabila disentuh oleh tangan yang berperan sebagai jangkauan sebuah imajinasi yang keluar dengan penuh rasa dari dalam hati.
Sebuah karya kontemporer memang sering dikaitkan dengan hal hal yang sifatnya tidak serius bahkan sering terkesan main main. Namun kalau kita bergerak dari kata seni yang mengandung unsur keindahan maka tidak semua karya kontemporer dapat disebut karya seni kontemporer dan jangan sekali kali menyamakan kata kontemporer tanpa kata seni dengan kata seni kontemporer karena diantara keduanya ada perbedaan yang mendasar jika kita menilainya dari keindahan yang membuat jiwa tergetar.








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.