Fenomena Arsitektur Indonesia di Era Globalisasi

23 10 2008

Ketika negara-negara menjadi satu dalam kesatuan yang kokoh, maka pada saat ini akan terjadi pertukaran kebudayaan yang sangat cepat dan luar biasa pengaruhnya kepada perkembangan Arsitekturnya. Misalnya pada saat pertama era globalisasi maka akan terjadi suatu fenomena yang tidak kita duga sebelumnya dimana segala hal yang menyangkut kehidupan manusia akan begitu dominan didalam pemecahan bentuk dari suatu ruangan.
Pada saat orang sudah mulai kehilangan identitas diri dalam berkarya maka yang akan terjadi ialah semua orang akan mempunyai suatu selera yang hampir sama yaitu suatu bentuk yang sederhana ,tetapi mampu memenuhi segala kebutuhan hidup mereka dari mulai tidur, bekerja, bersantai bahkan bersosialisasi dengan lingkungannya.
Ketika suatu negara merasa bahwa ciri kenegaraannya sudah tidak bisa dipertahankan lagi, maka yang akan terjadi adalah suatu bentuk arsitektur yang didominasi oleh pemenuhan kebutuhan utama dalam kehidupannya, dan yang pertama akan terlihat adalah bagaimana mereka mulai mengolah pemikiran yang sifatnya tidak individualis lagi tetapi lebih mengarah pada kebersamaan dengan lingkungannya karena disanalah mereka akan merasa bahwa ternyata didunia ini tidak hanya ada satu bentuk arsitektur yang selama ini dia yakini, tetapi begitu banyak ragam arsitektur yang pada akhirnya akan menjadi suatu bentuk yaitu bentuk globalisasi.
Melihat fenomena diatas, lalu apa yang akan terjadi di Indonesia dimana kita harus mempunyai kebanggan pada bentuk arsitektur tradisional kita dan harus berusaha menjadikannya menjadi arsitektur dunia karena kalau tidak bagaimana cara kita memasuki globalisasi.
Untukmengetahui apa dan bagaimana arsitektur kita nanti, sebaiknya kita menelusuri dulu Arsitektur tradisional kita.
Pertama, bahwa didalam kehidupan masyarakta Indonesia sudah terjadi beberapa perbedaan yang mencirikan bahwa di Indonesia terdapat banyak sekali beragam suku bangsa dimana mereka mempunyai adat kebiasaan yang hampir sama tetapi berbeda dalam pengungkapannya.
Kedua, apabila sebuah budaya lahir, itu berarti bangsa itu adalah suatu bangsa yang memiliki kebudayaan yang mencerminklan pola pikir ataupun kebiasaan hidup masyarakatnya.
Ketiga, didalam perjalanan kehidupan, banyak bangsa Indonesia mengalami degradasi kebudayaan karena begitu kuatnya pengaruh kehidupan barat, sehingga banyak sekali penduduk Indonesia yang merasa bahwa kehidupan jaman dulu atau yang kita sebut tradisional sudah banyak yang tidak sesuai lagi dengan tuntutan jaman, sehingga mereka lebih menyukai segala sesuatu yang berbau luar negeri.
Keempat, didalam perenungan seorang empu gandring Indonesia akan menjadi suatu negara yang sangat kuat dan hebat karena pada saat itu kerajaan Majapahit begitu kuat sehinggan didalam perenungannya negara itu akan menjadi negara besar sehingga banyak hal yang merasa harus dipertahankan demi menjaga keutuhan kehidupan tradisional kita dan hal ini membuat perkembangan arsitektur kita menjadi sangat terhambat bahkan cenderung berhenti tidak dapat berkembang lagi
Kelima, apabila kita menelusuri arah kemana kita akan pergi nanti, maka kita akan melihat suatu arah yang tidak pasti dan tidak jelas, karena kita dihadapkan pada berbagai macam pilihan perjalanan yang membuat kita tidak dapat memutuskan arah yang sesuai dengan keinginan kita sebagai orang Indoneisa, dan ketika suatu perubahan yang sangat drastis terjadi maka kita semua akan merasa kaget dan sedih, karena ternyata kita melangkah kearah masa depan yang tidak mencerminkan tradisi kita lagi. Arsitektur tradisional kita hilang.
Inilah fenomena yang akan kita hadapi nanti
Lalu apa yang harus kita lakukan, apakah mulai sekarang kita menghapus saja ciri kearsitekturan kita atau kita membiarkan sesuatu terjadi secara alami tanpa harus ada yang diperjuangkan ataupun dipertahankan?
Memang bak buah simalakama yang harus kita telan begitu saja apa yang terjadi nanti karena kita tidak mempunyai kekuatan untuk dapat mempertahankan tradisi kita pada era globalisasi nanti.
Lalu bagaimana nasib kita sebagai bangsa Indonesia ini? Apakah akan menyerah pada keadaan atau berjuang mempertahankan suatu yang sudah pasti akan hilang.
Disinilah letaknya renungan kita sekarang. Bagaimana kita harus bersikap dan bagaimana kita harus berbuat, karena hati nurani kita tidak dapat dibohongi bahwa kita harus tetap mempertahankan ciri budaya kita dalam dunia arsitektur. Kita tidak ingin penjajahan bentuk baru menjajah kita lagi . Kita tidak ingin arsitektur kita dijajah oleh arsitektur bangsa lain. Kita tidak ingin negara kita menjadi negara gado-gado karena tidak lagi terlihat budaya asli kita mendominasi kehidupan bangsa Indonesia.
Jadi apa yang harus kita perbuat karena sepertinya tidak ada pilihan yang dapat kita jadikan patokan kita melangkah?

Analisanya begini
Apabila kita membuat suatu keputusan bulat untuk tetap mempertahankan Ciri arsitektur budaya kita, maka kita akan dihadapkan pada beberapa kendala besar yaitu :
-. Arsitektur tradisional kita tidak dapat mengadopsi dengan baik segala hal yang berbau teknologi modern, karena arsitektur tradisional kita berangkat dari suatu pandangan kehidupan religius yang sama sekali tidak memperhatikan adanya teknologi modern.
Apabila kita memaksakan kehendak terhadap bentuk arsitektur tradisional dengan memaksakan segala unsur yang berbau modern kedalamnya, maka yang akan terlihat adalah bentuk yang sangat memprihatinkan karena sudah tidak jelas lagi dominasi budayanya.
-. Dalam pembentukan pola hidup bangsa Indonesia sangat dipengaruhi oleh pemikiran kuno, yaitu bahwa kehidupan kita sudah ada yang mengatur dan kita tidak usah terlalu meyakini bahwa kita sendiri dapat mengatur kehidupan kita, jadi janganlah membuat suatu hal yang akan merusak citra kehidupan tadi dan jangan pula mencoba merubah sesuatu yang sudah diciptakan menjadi kehidupan kita, karena hal itu akan membuat kita tidak bahagia dan hal ini juga merupakan suatu penolakan pada takdir kehidupan kita.
-. Jika didalam pemikiran bangsa Indonesia sekarang tidak lagi dipengaruhi oleh hal-hal yang berbau kepasrahan kepada yang mengatur “yang Diatas”, maka kita akan dihadapkan pada hal-hal yang sifatnya lebih kepada sesuatu yang tidak jelas acuannya karena begitu banyaknya hal yang tidak dapat kita cerna begitu saja, seperti halnya perkembangan teknologi yang kadang-kadang tidak dapat kita pakai apabila kita benturkan pada masalah pola hidup kita, dan hal ini akan membuat pola pikir kita menjadi tidak begitu terarah dengan jelas lagi. Kemana kita akan mengarah dan kemana kita akan pergi dan kemana kita akan menetapkan diri.
Begitu banyak hal-hal diluar jangkauan pikiran kita yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi dan juga begitu banyak masalah yang muncul pada beberapa faktor yang mempengaruhi perkembangan arsitektur didalam negeri kita ini.
Seperti kata pepatah kuno yang mengatakan bahwa hidup tidak akan pernah berhenti apabila kita sendiri tidak menghentikannya atau memang kita sudah saatnya berhenti karena sudah takdir. Apakah pepatah ini akan kita kaitkan dengan kehidupan Arsitektur Tradsional kita ataukah kita akan terus berjuang sampai titik darah penghabisan untuk mempertahankan keberadaannya ?
Tentu saja jawabannya tidak mudah, dan memang tidak akan pernah mudah, karena keputusan apapun yang diambil kita harus melihat berbagai kasus dan problem yang muncul yang berpengaruh didalam kehidupan bangsa Indonesia ini dan yang paling penting adalah bagaimana kita menyikapi pengaruh yang datang yang diakibatkan oleh perkembangan bilateral dan perkembangan politik yang sangat berpengaruh pada pola kehidupan dan pola pikir masyarakat Indonesia, dan ini sangat berakibat pada perkembangan arsitekturnya.

Jadi apa yang harus kita lakukan selanjutnya dan kira-kira kemana akan kita arahkan arsitektur Indonesia dimasa depan nanti.
Yang bisa kita lakukan mungkin
Pertama, kita harus melakukan suatu penelitian yang mencangkup gambaran awal terjadinya arsitektur di Indonesia yang tentu saja sangat penting sebagai acuan awal darimana kita akan mulai berpijak
Kedua, kajian berikut adalah bagaimana arsitektur pada jaman itu dijadikan sebagai arsitektur tradisional kenapa bukan arsitektur Indonesia saja atau arsitektur jaman Belanda atau jaman Majapahit.
Ketiga, apabila kita telah mendapatkan bagaimana kita memulai dan bagaimana kita mengetahui arsitektur kita pada jaman dulu maka kita dapat melihat bagaimana hal itu bisa menjadi suatu patokan untuk kita, apakah benar bahwa arsitektur yang kita kenal sebagai arsitektur tradisional itu adalah benar sesuai dengan tuntutan jaman waktu itu, atau apakah arsitektur tradisional hanya menggambarkan suatu pola kehidupan masyarakat pada jamannya.
Keempat, kalau melihat lebih jauh kebelakang lagi, maka kita akan melihat suatu fenomena yang agak menyimpang dari apa yang kita lihat sekarang, dimana sekarang ini arsitektur tradisional se-olah-olah merupakan barang mati yang tidak bisa kita tawar lagi dan tidak bisa kita kembangkan lagi. Fenomena tersebut adalah barangkali kita dapat melihat dari suatu perubahan yang sangat drastis, dari pola kerajaan yang serba gemerlap dan serba wah menjadi suatu pola kehidupan rakyat yang serba sederhana, dan sepertinya dikuasai oleh suatu peradaban yang sangat bertumpu pada kehidupan keagamaan
Kelima, jika kita mencoba menelusuri lebih jauh maka kita akan menemukan bahwa peradaban bangsa Indonesia sudah sangat maju pada zaman kerajaan Majapahit dulu, dan dilanjutkan dengan zaman kerajaan Sriwijaya sehingga kalau kita sekarang ini begitu terpukau oleh datangnya arsitektur luar yang kelihatannya sangat modern atau sangat teknologis, maka hal ini sebenarnya akan membuat hati kita teriris pilu karena jaman dulu kita begitu hebat keluar, namun sekarang kita begitu terjepit oleh pengaruh luar.
Keenam, jika dalam pandangan sempit kita seolah-olah tidak berdaya menghadapi pengaruh kemajuan jaman yang dicirikan oleh kemajuan teknologi, maka dalam pandangan yang lebih luas kita seharusnya bangga dengan pengaruh kita terhadap perkembangan peradaban pada jaman dulu.
Dari keenam faktor diatas yang masih selalu menjadi perhatian adalah bahwa kita harus tetap mempertahankan arsitektur tradisional kita walaupun sebenarnya sudah sangat tidak mungkin lagi untuk bisa bertahan dalam era globalisasi nanti.
Pertanyaannya adalah lalu kita akan apakan arsitektur tradisional kita ini, akan kita ganti dangan sesuatu yang baru atau akan kita bina dan kembangkan sehingga mampu bersaing dengan arsitektur luar dan mampu kita jual keluar Indonesia sehingga arsitektur Indonesia mempunyai nama dan pengaruh didalam perkembangan arsitektur dunia.

Arsitektur Indonesia, apakah ada dinegara kita ini? Kalau ada bagaimana bentuk dan filosofinya dan kalau tidak ada kenapa sampai tidak ada padahal kita sangat bangga dengan berbagai macam bentuk bangunan yang menggambarkan ciri dari tiap daerah yang katanya sangat dikagumi oleh turis mancanegara.

Dilihat dari letak dan posisi negara Indonesia, maka kita sangat strategis bagi aliran sirkulasi perdagangan maupun dari segi keamanan dunia karena negara kita terletak pada bagian yang mempunyai akses paling mudah untuk belahan dunia utara dan selatan yang artinya bagi perkembangan budaya Indonesia sangat rawan terhadap pengaruh yang dibawa oleh mereka yang akan memakai jalur ini yaitu bangsa-bangsa yang akan membina suatu hubungan bilateral dengan negara dibelahan bumi yang lain.
Mereka yang akan melalui jalur ini tanpa disengaja maupun disengaja akan membawa dampak yang cukup kuat terhadap budaya Indonesia yang memang sudah rawan terhadap budaya luar. Tetapi kalau kita simak lebih jauh ternyata apa yang kita khawatirkan akan terjadi pengaruh yang akan berakibat merosotnya nila budaya kita tidak pernah terjadi karena begitu kuatnya adat setempat sehingga budaya luar agak sulit berkembang dan hal ini adalah merupakan suatu potensi yang luar biasa bagi ketahanan negara kita terhadap pengaruh budaya asing.

Masuknya budaya asing yang ternyata sulit dibendung pengaruhnya justru karena akibat perkembangan teknologi yang sangat cepat sehingga informasi ataupun gambaran pola kehidupan yang sepertinya sangat menyenangkan tertangkap oleh masyarakat luas dari mulai kota besar sampai ke pedesaan terpencil dan ini tidak bisa dicegah lagi karena kita tidak bisa menghindar dari perkmbangan ini.
Akibatnya kita sudah bisa terka bahwa sebagian masyarakat kita tidak bisa lagi bertahan dengan budaya nenek moyangnya yang dinilai sudah ketinggalan jaman atau sudah kuno, dan inilah cikal bakal dari lunturnya budaya bangasa kita.
Arsitektur adalah bagian dari ekspresi budaya masyarakat karena sangat berkaitan dengan pola pikir dan pola hidup penggunanya sehingga didalam perkembangannya sangat terlihat perubahan dalam bentuk, tata letak ruang dan perabotan serta peralatan lain yang dibutuhkan.
Jadi, apabila kita akan mempertahankan arsitektur tradisional kita yang katanya akan merupakan ciri budaya kita, budaya yang mana yang akan kita pertahankan, karena sangat jelas terlihat akibat dari perkembangan teknologi ini merambah begitu cepat pada setiap aspek kehidupan masyarakat Indonesia.
Lalu bagaimana kita dapat mempertahankan Arsitektur Indonesia kalau kenyataanya Arsitektur Indonesia itu tidak ada karena yang sekarang selalu didengungkan adalah arsitektur tropis dan kalau bicara arsitektur tropis ternyata bukan kita saja yang memakai thema seperti itu, karena selain negara Indonesia masih banyak negara yang terletak didaerah tropis.
Apakah Arsitektur Indonesia itu identik dengan Arsitektur Tradisional Sunda, Jawa, Bali, Sumba dan daerah2 lain, atau memang arsitektur Indonesia ini terdiri dari arsitektur arsitektur yang mempunyai ciri kedaerahan.
Selama ini Arsitektur Indonesia hanya dikaji dan ditulis dengan bahsa ilmiah yang kedengarannya sangat filosofis dan sangat tidak dimengerti oleh orang awam karena belum pernah ada yang mencoba membuat bentuk yang jelas mengenai arsitektur Indonesia. Seorang arsitek luar pernah mencoba membuat disain banguna perkantoran yang katanya merupakan jelmaan dari filosofi arsitektur Indonesia dan yang terlihat adalah permainan bentuk atap tropisyang dipasang disetiap lantai, dan setelah kita lihat-lihat akihirnya kita bertanya apakah benar ini arsitektur Indonesia.
Dengan melalu keputusan para pejabat setempat, tiap daerah yang merasa mempunyai arsitektur trsadisional berusaha untuk mempertahankan bentuk arsitekur tradisional dengan membuat bentuk atap yang katanya itu merupakan ciri budaya setempat. Alhasul terlihatlah arsitektur daerah dengan bentuk atap yang aneka macam sesuai dengan permintaan para pejabat yang sepertinya tidak mengerti apa arti dari arsitektur itu sendiri. Ketidak mengertian ini sangat membingungkan para pembuat disain karena dengan posisi jabatannya membuat para perencana harus mengikuti apa yang diinginkan mereka karena tidak ingin dianggap tidak berbudaya kedaerahan. Jadilah arsitektur tradisional adalah arsitektur atap, yang penting atapnya menggambarkan ciri kedaerahan yang kuat tidak peduli apapun fungsi yang dinaunginya.

Tahun 2003 adalah langkah awal pada era globalisasi dimana kita sudah tidak mungkin lagi menghindar masuknya para ekspert asing ke Indonesia termasuk para arsiteknya, dan sudah bisa dipastikan arsitek kita harus bersaing keras dengan mereka untuk mendapatkan pekerjaan dan tendensi orang yang beruang mamkai tenaga mereka sangat kuat karen amereka masih sangat dipengaruhi oleh image bahwa segala sesuatu yang berbau asing pasti akan lebih baik. Selain hal itu berbagai proyek besar yang melibatkan investor asingpun akan bermunculan dimana mereka sudah barang tentu akan membawa tenaga expert mereka karena selain pesan dari negaranya sendiri juga masalah kepercayaan akan keahliannya. Maka sudah dapat kita bayangkan bahwa Indonesia akan kedatangan para arsitek yang mungkin keahlian dan kemampuannya masih jauh dibawah para arsitek dalam negeri. Tetapi mengapa merak begitu menakutkan dan mengancam kehidupan para arsitek dalam negeri ?
Pertama andaikata masalahnya hanya karena investor asing yagn membawa seluruh krunya dari negaranya, kita tidak bisa apa-apa kecuali pasrahn saja hanya mungkin ada sedikit pengharapan kepada petinggi negara yang akan membuat peraturan mengenai ketenaga kerjaan sehingga setiap proyek dengan investasi asing harus menyertakan tenaga ahli dari dalam negeri.
Kedua apabila masalahnya terletak pada kwalitas arsitek luar .. ( to be continued )…..





Kawasan & Lingkungan

23 10 2008

Perbedaan Kawasan & Lingkungan

Kawasan

Ketika orang mempunyai keinginan untuk memiliki sebuah barang yang dapat memberikan kebahagiaan yang sangat besar artinya bagi kehidupannya, maka yang terpikir pertama kali dalam pikirannya adalah tempat tinggal..
Ya tempat tinggal merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan manusia didunia ini.
Ketika sebuah tempat akan dijadikan tempat dimana dia akan tinggal, maka yang ada didalam pikiran manusia saat itu adalah apakah tempat itu cocok untuk dia tinggal atau malahan jauh dari keinginan dia untuk tinggal ditempat yang seharusnya dia tempati.
Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan didalam memilih sebuah tempat yang sesuai dengan keinginan dan kepantasannya untuk ditempati sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya, yaitu apakah tempat itu cukup nyaman dari segi lingkungannya, apakah tempat itu cukup mudah didalam pencapaiannya, apakah tempat itu tidak terlalu kotor apabila akan dijadikan tempat untuk tinggal, masih banyak lagi pertanyaan yang akan muncul yang didasarkan kepada keinginan dan kebutuhan masing2 manusia. SEtiap orang mempunyai hak untuk menentukan persyaratan yang sesuai dengan apa yang dia inginkan.
Ketika hal ini tertangkap oleh sekelompok manusia lain, maka yang akan terjadi adalah masing masing akan menempati area yang sesuai dengan apa yang mereka inginkan dan setiap kelompok akan membuat tempat mereka mempunyai ciri atau identitas yang menggambarkan kebersamaan keinginan dan kebutuhannya sehingga akan membentuk sebuah tempat yang luas dengan kondisi dan identitas tertentu dan areal itu kita sebut KAWASAN..
Jadi pengertian KAWASAN adalah sebuah tempat yang mempunyai ciri serta mempunyai kekhususan untuk menampung kegiatan manusia berdasarkan kebutuhannya dan setiap tempat yang mempunyai ciri dan identitas itu akan lebih mudah untuk dicari ataupun ditempati untuk lebih melancarkan segala hal yang berhubungan dengan kegiatannya.
Dalam hal ini setiap kawasan akan memberikan pengertian sendiri terhadap kebutuhan manusia..

Lingkungan

Ada sebuah tempat dimana kondisi udara dan kegiatannya tidak sesuai dengan kenyamanan yang sangat diinginkan, tetapi ada juga sebuah tempat dimana kondisi udara dan kegiatannya sangat mendapatkan kenyamanan yang baik dan optimal.
Keadaan, suasana, kenyamanan, kebersihan ataupun kegiatan yang akan dilakukan ada keterkaitan satu sama lain, dimana setiap faktor alam yang terlibat dalam tempat itu akan memberikan kontribusi yang begitu berarti untuk kelangsungan kehidupan manusia.
Jika kita gambarkan tempat yang indah dan sejuk kepada orang yang tinggal ditempat yang tidak indah dan tidak sejuk, maka mereka akan merasakan bahwa tempat dimana mereka tinggal sudah tidak nyaman lagi dan juga tidak indah, tetapi kalau kita menggambarkan tempat yang buruk dan kotor kepada orang yang mempunyai tempat yang indah dan nyaman, maka mereka akan merasa takut untuk pergi ketempat itu.
Ada faktor alam yang mempengaruhi apakah sebuah tempat itu baik, nyaman ataupun indah apalagi bila dikaitkan dengan kebutuhan kegiatan manusia dalam kehidupannya.
Sekarang ini banyak sekali orang berbicara tentang masalah lingkungan tetapi mungkin sebagian besar tidak mengerti arti dari kata lingkungan itu sendiri.
Setiap orang yang merasa dirinya ahli dalam bidang udara akan bicara lingkungan dari sudut pandang udara. Orang yang menguasai gas, akan bicara lingkungan dalam sudut pandang pergasan, sebaliknya orang yang tidak mengerti satu halpun tentang hal yang berkaitan dengan lingkungan akan bicara lebih jauh dari pengertian yang sebenarnya.
Masing2 akan membedah arti dari kata lingkungan sesuai dengan bagian yang mereka kuasai dan mematok bahwa pendapat itulah yang paling benar…
Akhirnya munculah arti lingkungan ini dengan berbagai macam sudut pandang yang apabila disatukan bisa membuat orang lain bingung karena terkadang tidak saling terkait satu sama lain..
Sebenarnya begini, setiap orang dapat membuat sebuah pengertian tentang lingkungan dengan didasarkan kepada naluri alamyahnya karena setiap orang atau manusia merupakan bagian dari alam, ada bagian yang sudah sangat peka terhadap apa yang ada disekitarnya, yaitu sebuah perasaan yang dapat mengukur keharmonisan hubungan dia dengan alam sekitarnya. Apabila hal ini dibicarakan dengan orang lain, maka akan terlihat sebuah gambaran yang menunjukkan kesamaan dalam hal memberikan pengertian tentang lingkungannya..
Jadi, lingkungan adalah sebuah kondisi dimana manusia akan dapat merasakan adanya hubungan kuat antara dia dengan alam sekitarnya, dan masing masing dapat merasakan bahwa apa yang terjadi didalam badan mereka adalah sebuah keadaan dimana diri dan jiwa mereka menjadi satu dalam kebersamaan yang total, dalam arti, ketika sebuah perasaan nyaman datang dari dalam jiwa maka kenyamanan inipun akan dia rasakan secara fisik.
Akhirnya kita sampai kepada sebuah kesimpulan tentang apa sebenarnya pengertian lingkungan itu sendiri.
Lingkungan berasal dari kata yang memberikan arti sekitar keberadaan diri manusia yang akan saling berinteraksi dengan alam sekitarnya dimana hubungan ini menghasilkan sebuah kerja sama yang mengarah kepada sebuah keadaan tertentu, bisa mengarah kehal yang baik atau mengarah kepada keadaan yang buruk.
Jadi apabila dikaji lebih jauh masalah lingkungan ini, maka barulah terjadi pembagian yang sifatnya lebih khusus tergantung dari sifat hubungan itu sendiri.





Idea & Kreatifitas dalam Proses Perancangan Arsitektur

17 10 2008

Dalam kehidupan manusia, idea dan kreativitas sebenarnya sudah merupakan tarikan nafas yang sangat biasa dan selalu digunakan sehari hari dan yang lebih istimewa algi bahwa idea selalu disertai oleh kegiatan yang sangat kreatif sehingga dapat menghasilkan sesuatu yang indah, baik dan berguna.

Sebagai suatu gambaran kita dapat melihat sebuah benda yang merupakan hasil dari suatu kreativitas yang diawali dengan munculny idea didalam otak manusia yaitu sebuah gelas yang terbuat dari kaca. Pada awal munculnya kebutuhan akan tempat minum, manusia jaman batu hanya menggunakan sehelai daun yang dibentuk mangkok sehingga mereka dapat menangguk air sebanyak yang mereka butuhkan. Saat pertama kali mereka berfikir membuat mangkok dari daun itulah yang disebut idea untuk kemudian kebutuhan berkembang dengan melalu suatu proses kreativitas manusia pada jaman berikutnya menjadi sebuah gelas yang terbuat dari kaca dan smapai sekarang kita melihat beribu macam bentuk gelas dari bahan yang beraneka macam tetapi fungsi utamanya tetap sama yaitu untuk membuat orang mudah memasukkan air kedalam mulut dengan porsi yang dapat diukur.

Dari sebuah gambaran diatas tadi kita melihat adanya suatu perbedaan antara idea dan kreativitas dimana idea merupakan awal dari suatu proses pembentukan ataupun perjalanan dari suatu karya sedangkankreativitas merupakan pendukung utama yang menjadikan idea tadi berkembang menjadi bermacam bentuk dan beragam materialnya.

Kita sekarang ini selalu mempermasalahkan bahwa keadaan negara kita selalu dalam keadaan kesulitan dan kita semua harus prihatin menghadapinya dan hal itu sepertinya sudah membuat kita terlalu merasa takut untuk berbuat sesuatu yang kelihatannya akan menambah rumit masalah kehidupan dan halini juga yangmembuat orang enggan untuk berfikir kreatif apalagi mengeluarkan idea karena dialam benak setiap orang akan dipenuhi oleh problem kehidupan yang semakin sulit untuk diatasi.
Bagi orang yang kreatifitasnya tingga, keadaan yang serba sulit ini akan membuat mereka selalu berfikir untuk membuat suatu pengembangan dari yang sudah ada ataupun timbulkeinginan untuk membuat sesuatu yang dapat membuat mereka bisa mengatasi kesulitan sehingga banyak usaha usah baru muncul yang pada awalnya tidak pernah terfikir oleh mereka. Hal ini menandakan betapa dekat sebuah idea bisa diraih seseorang kalau mereka orang yang kreatif.

Dari gambaran baru diatas, kita melihat lagi suatu fenomena idea yang diawali dari kreativitas dalam keinginan untuk mengatasi suatu keadaan dimana terlihat bahwa idea muncul karena kreativitas.

Dengan melihat kedua fenomena itu, kita dapat melihat adanya suatu keterkaitan yang sangat kuat antara idea dan kretivitas dimana keduanya akan saling membuat sesutau yang menjadi masalah dapat menciptakan suatu karya benda atupun karya pikir yang sangat bermafaat didalam kehidupan manusia.

Untuk melihat lebih jauh apa dan bagaimana suatu idea muncul dan apa dan bagaimana suatu kreativitas dapat membuat suatu idea berkembang kearah yang sangat positif, kita harus terlebih dahulu melihat kedua hal tadi secara terpisah dan bagaiman keduanya dapat disatukan dan dapat dipisahkan.

Idea, didalam kesehariannya idea memang tidak bisa diterangkan secara jelas apa dan bagaimana dia muncul, bekerja dan berhasil, tetapi mungkin secara sederhana kita dapat mendefinisikan sebagai suatu hal yang muncul secara spontan didalam pikiran ketika menghadapi suatu kebutuhan ataupun tantangan dimana idea ini akan mempunyai kemandirian artinya dia tidak terpengaruh oleh sesuatu yang sudah ada tetapi sering kali merupakan suatu penemuan yang benar benar baru.

(….. tunggu lanjutannya yaa….)





Idea & Gagasan

12 10 2008

Kedua hal tersebut sama sama mempunyai dasar pada pemecahan suatu masalah yang dihadapi, tetapi idea lebih kepada pemecahan yang sifatnya bentuk suatu benda yang mungkin dapat dikembangkan lebih lanjut sedangkan gagasan lebih kepada cara untuk menyelesaikan suatu masalah.
Didalam kehidupan sehari hari ide dan gagasan sering dicampur adukan padahal karakter keduanya sangat berbeda dan juga gagasan lebih kepada action sedang idea lebih tertekan pada bentuk suatu barang atau benda dan ada satu hal lagi yang lebih jelas bagaimana keduanya bisa saling disatukan dalam suatu proses rancangan dan didalamnya terdapat unsur kreativitas yang ternyata sangat menentukan kwalitas dari kedua hal tersebut
Jadi walaupun orang punya idea belum tentu orang itu kreatif, tetapi apabila orang yang kreatif biasanya akan kaya dengan idea. Juga gagasan, orang yang mempunyai gagasan belum tentu dia kreatif tetapi orang yang kreatif biasanya juga sering menemukan gagasan gagasan yang cemerlang.
Dengan demikian jelaslah bahwa ternyata kreativitas sangat dominan dalam membuat seseorang bisa berkarya dan akan kaya dengan hasil karya asal ditunjang oleh kemauan yang keras danjuga bagaimana kreativitas itu dapat dikembangkan dengan baik dan optimal sehingga setiap orang akan dapat menghasilkan idea idea cemerlang dan gagasan gagasan yang masuk diakal dan juga berkaitan dengan kelayakan dan bagaimana idea dan gagasan dapat dilaksanakan dengan baik.





Designer

12 10 2008

Kemampuan seseorang didalam mengekspresikan gagasan yang selalu didasari oleh sebuah dasar idea yang original dan merupakan sebuah gambaran dari suatu karya kreatif disebut seorang designer.

Sebuah design yang mengacu pada seperangkat aturan yang selalu dijadikan patokan untuk sebuah hasil yang baik, dalam arti diakui dan diminati oleh masyarakat luas, selalu melalui sebuah proses pekerjaan yang selalu mengacu pada keberhasilan sebuah karya yang dihasilkan sebelumnya.
Jadi ketika sebuah karya design dihasilkan, maka yang akan terjadi adalah sebuah reaksi masyarakat yang melihat ataupun memakai karya tersebut. Ketika sebuah reaksi muncul, sebuah gambaran pendapat terlihat jelas dan mempunyai nilai koreksi yang tinggi sekaligus nilai penghargaan yang tinggi pula.
Ketika sebuah karya masih tersimpan didalam kepala seorang designer, ada semacam kerangka berpikir yang selalu mengikuti dimana sebuah kerangka ini berpatok pada berbagai keadaan dan berbagai keinginan lain yang secara bersama muncul pada kepalanya. Agar segala hal yang muncul ini dapat dilihat dan dikaji dengan baik, maka seorang designer harus mampu mengatur dan menyusun apa yang muncul dikepalanya dan membuat sebuah skema dari apa yang dibayangkan, kemudian apa yang diinginkan, apa yang menjadi kendala & acuan dan bagaimana kira kira cara untuk membuat karya itu dapat terrealisasi dengan baik sehingga hasil yang dicapai sesuai dengan yang diinginkan.
Didalam perjalanan ini seringkali terjadi penyesuaian kehendak dan acuan demikian juga penyesuaian kehendak dengan kendala, tetapi apapun yang dialami didalam proses perealisasian sebuah keinginan yang didasari pada bayangan idea, maka semuanya adalah merupakan sebuah perjalanan yang harus dilalui oleh seorang designer.
Didalam konteks aritektur misalnya proses ini dikenal dengan nama konseptualisasi proses atau proses pemahaman dan pengartian dari sebuah keinginan yang didasari oleh bayangan bentuk yang diinginkan dan didalam konteks yang lebih luas, maka arti kata designer dapat dikategorikan kepada keahlian didalam membuat sebuah karya imaginatif menjadi suatu karya yang nyata dan dapat dirasakan oleh anggota badan maupun hati seseorang yang melihat ataupun memakainya.
Dalam pengertian Bahasa Indonesia, kata designer tidak dapat dijadikan satu arti untuk seluruh konteks karya design, karena setiap hal yang menjadikan designer dapat berbuat sesuatu untuk merealisasikan bayangan dan keinginannya tidaklah mempunyai proses yang selalu sama dan juga lingkup pemahaman dan pengartian dari pekerjaannya.
Bagi seorang designer yang bergerak didalam busana misalnya tidak bisa kita katakan sebagai perencana busana karena dia tidak merencanakan sesuatu yang mengacu pada berbagai persyaratan yang dapat mengikat kebebasan dia dalam berkarya.
Didalam konteks arsitektur atau pekerjaan sejenis, seorang designer tidak dapat dikatakan sebagai perancang karena dia tidak cukup hanya melakukan pengamatan secukupnya dan kemudian dia juga tidak cukup hanya memikirkan sepertiga dari beberapa persyaratan lain yang berarti seorang designer yang mengolah sebuah rancangan arsitektur harus mempunyai beberapa keahlian yang sangat mengikat satu sama lain dan mengikat seluruh komponen yang ada didalamnya.
Walaupun demikian kata designer akan tetap dipakai bagi seorang manusia yang membuat sebuah karya imaginatif menjadi sebuah karya nyata dengan mengutamakan kehendak orang lain yang tidak terlalu membuat dirinya kehilangan daya imaginatifnya, sehingga didalam kehidupannya seorang designer akan selalu berusaha mendengarkan kehendak orang yang ingin memakai karyanya.
Seringkali apabila seseorang menyebut dirinya seorang designer, selalu membuat orang tertawa karena sebenarnya seorang designer yang benar benar kualified, seringkali merasa tidak yakin pada apa yang sedang dikerjakannya sebelum orang yang memakai karyanya menyatakan senang dan puas atas hasil yang dicapainya.
Jadi kata designer didalam bahasa Inggris ternyata sangat luas lingkup pengertiannya dibanding dengan kata perancang ataupun perencana, karena didalam kata perencana ada sesuatu yang dibuat dulu untuk kemudian diuji kebutuhannya apakah bisa digunakan atau tidak kemudian diperbaiki untuk selanjutnya diuji lagi, diperbaiki lagi sehingga sebuah perencanaan akan membutuhkan proses panjang, sedangkan kata perancang tidak begitu membutuhkan pengujian berulang tetapi cukup mengacu pada sebuah teori ataupun pada keinginan si pemakai dan dengan sebuah kemampuan daya cipta yang baik maka sebuah karya akan dapat diterima oleh pemakai ataupun pengguna lainnya.
Seperti apa akhirnya pengertian designer dalam bahasa Indonesia, apakah setara dengan perencana atau setara dengan perancang, atau dia mempunyai pengertian sendiri yang tidak setara dengan kedua kata itu?
Untuk mengetahui hal ini lebih jauh, maka pertama tama kita harus melihat dari sudut pandang mana kita melihat kata designer ini apakah dari sebuah karya atau dari sebuah proses. Apabila kita melihat :
• kata designer dari sebuah karya,
maka yang akan kita lihat adalah seorang manusia yang mempunyai keahlian didalam membuat sebuah karya imaginatif menjadi sebuah karya nyata yang diakui masyarakat pemakainya,
dan apabila kita melihat
• kata designer dari sebuah proses,
maka akan terlihat dengan jelas bahwa arti kata designer sangat luas jangkauannya dan tidak dapat dibuat hanya dengan satu kata yang sama karena didalam merealisasikan sebuah keinginan menjadi sebuah karya nyata dibutuhkan berbagai keahlian yang berhubungan dengan jenis benda atau karya yang akan dihasilkannya sehingga kata designer akan berarti perencana, perancang bahkan pembuat, dan yang lebih menonjol didalam kesehariannya kata ini akan tetap dipakai untuk seluruh keahlian dalam penciptaan dan mungkin akan demikian selamanya karena tidak ada sebuah katapun didalam bahasa Indonesia yang mampu memberikan sebuah pengertian yang dapat dipakai untuk seluruh konteks yang berkaitan dengan proses penciptaan ini.

Jadi biarkan kata ini seperti adanya, jangan berusaha untuk menterjemahkan kedalam bahasa lain, dan jangan pula mencoba membuat sebuah definisi kata yang sepertinya mempunyai arti yang sama dengan kata ini karena pada akhirnya selalu didapat ketidak sesuaian dengan arti lain dari kata ini.





BENTUK ARSITEKTUR INDONESIA INTERNASIONAL

10 10 2008

Yang dimaksud dengan Arsitektur Indonesia Internasional adalah karya Arsitektur yang dapat menembus pasar dunia dimana Arsitektur Indonesia akan dijadikan salah satu acuan disain ataupun tulisan ilmiah oleh dunia internasional termasuk hal-hal yang terkait dengan dunia ini.

Dilihat dari judul dan maksudnya alangkah indahnya arsitektur kita nanti sehingga dapat digunakan oleh arsitek-arsitek dunia dalam merancang suatu karya arsitektur dimasa depan.
Yang jadi persoalan utamanya adalah bagaimana bentuk arsitektur kita ini yang dapat diterima dan dijadikan salah satu acuan dalam karya karya arsitektur dunia.
Sangat sulit, bahkan hampir tidak mungkin karena untuk merealisasikan hal ini perlu usaha yang extra besar dan terutama kemampuan jangkauan pemikiran yang luar biasa jauh.

Tetapi tidaklah salah kalau kita mulai mencoba mengurai dan mencoba membuat suatu konsep dasar dari arsitektur Indonesia dimasa datang sehingga kita tidak akan terlalu ketinggalan dalam hal pemikiran maupun karya besar.

Arsitektur Indonesia adalah bentuk arsitektur yang tidak merupakan suatu karya yang terjadi karena perpaduan berbagai jenis karya arsitektur tradisional sebagaimana yang terjadi sekarang ini.
Arsitektur Indonesia adalah suatu karya disiain putra bangsa yang dapat mengadaptasikan kemajuan teknologi dan kehidupan masyarakat tradisional Indonesia dan hal ini perlu pengkajian yang teliti dan jangkauan pemikiran yang sangat luas karena banyak sekali aspek kehidupan masyarakat yang harus diakomodsikan dengan baik dan memenuhi segala aspek kehidupan masyarakat Indonesia.

Jika kita melihat sebuah karya arsitektur yang besar maka kita akan merasakan suatu nuansa jiwa dari karya itu yang begitu bergetar kuat sehingga mempengaruhi seluruh indra kita dan karena kuatnya getaran itu maka kita akan merasa sangat kagum dan ada keinginan untuk mengikuti pola pemikirannya ataupun bentuk yang terjadi.
Hal inilah sebenarnya kunci dari segala karya arsitektur yang besar.
Getaran yang terjadi sebenarnya disebabkan oleh kuatnya prinsip ilmu arsitektur yang dipakai oleh para arsiteknya, dan yang lebih dapat membuat arsitek dunia ini menjadi begitu terkenal dan sangat digandrungi pola pikirnya adalah bahwa mereka sangat konsisten dalam mencermati karya arsitektur yang menurut mereka akan mempunyai nilai jual tinggi sehingga dengan demikian mereka sangat mencermati setiap detail bagian dari karyanya dengan mengkaji dari berbagai aspek disain maupun aspek kehidupan manusia.

Arsitektur tradisional kita jaman dulu memang cukup menggetarkan setiap jiwa orang yang melihatnya dan juga sangat unik dalam melaksanakan karya disainnya, tetapi jaman terus berubah terutama sesudah revolusi Industri dan teknologi berkembang dengan pesatnya sehingga hal ini sangat mempengaruhi perkembangan karya-karya arsitektur dunia.
Sayangnya perkembangan teknologi ini kurang mendapat tempat yang nyaman di hati para arsitek tradisional kita yang masih sangat mendewakan kehebatan arsitektur tradisional. Walaupun sebenarnya hal ini sangatlah penting apabila dilihat dari sudut kepariwisataan dan ciri dari negeri kita atau lebih tepat ciri daerah di Indonesia.





ARSITEKTUR & PARIWISATA

10 10 2008

Dalam perkembangan dunia yang sangat cepat dan sangat tidak bisa dievaluasi dengan tepat, maka yang akan terjadi adalah sebuah perkembangan didunia pariwisata dan dunia arsitekturnya. Pada saat sebuah negara memacu diri untuk turut serta dalam situasi perkembangan seperti ini, maka yang akan terjadi adalah sebuah fenomena dimana dunia arsitektur akan sangat berperan dalam mengajak seluruh orang yang terlibat dalam dunia pariwisata.
Lalu apa yang akan dilakukan oleh para ahli arsitektur ini ?
Seperti sebuah pepatah, sebuah kemampuan akan dikaji kebenarannya dengan melalui sebuah percobaan yang melibatkan masyarakat pemakainya. Demikian juga dengan kemampuan para ahli arsitektur ini akan diuji oleh dunia pemakainya.
Dalam era globalisasi, sebuah karya arsitektur akan benar benar mandapat pengujian dari para ahli dibidang pariwisata sedang hasil dari ujian ini akan dinikmati oleh para pelaku wisata dari seluruh wilayah negara baik dari dalam maupun dari luar negeri.
Arsitektur adalah sebuah dasar dari petualangan imajinasi seorang manusia dalam memenuhi kebutuhan dirinya. Sedang dunia pariwisata adalah tempat dimana seseorang mencari tempat dimana dia dapat menikmati apa yang dia inginkan dan tempat dimana dia dapat merasakan dirinya dengan lingkungan sekitar dalam suatu kebersamaan yang sesuai dengan keinginannya.
Jika kita amati kedua hal diatas, maka sebenarnya apa yang menjadi kendala sehingga seringkali dunia arsitektur tidak dapat dijadikan sebagai alat untuk menumbuhkan rasa kebersamaan yang diinginkan manusia dengan lingkungannya ?
Kita lihat beberapa perkembangan pariwisata dunia yang sangat mempu menarik arus wisatawan dunia. Misalnya :
1. Sebuah tempat pariwisata yang sangat menggugah minat para wisatawan adalah sebuah tempat yang menampilkan keunikan negaranya dengan berbagai atraksi kedaerahan dan juga atraksi kemampuan masyarakatnya, sehingga orang akan benar benar merasakan suatu kebersamaan dirinya dengan lingkungannya saat dia berada ditempat tersebut.
2. Sebuah tempat pariwisata akan sangat menarik jika didalamnya ada sebuah fasilitas bersama dimana para wisatawan dapat merasakan betapa dirinya menjadi teramat penting untuk menjadi bagian dari kebersamaan alam yang membuat dirinya menjadi satu dengan alam sekitarnya
3. Apabila terjadi sebuah kesalahan didalam pengolahan tempat ini, maka yang harus dilihat bagaimana sebenarnya sebuah obyek wisata dapat diolah dengan sebuah kemampuan yang sangat baik dan profesional sehingga segala hal yang menjadi daya tarik pariwisata itu akan sangat terolah dan tertampilkan secara optimal.
4. Kedalam sebuah kajian mengenai kepariwisataan tidak hanya membuat sebuah usulan tempat dengan bentuk pariwisata yang akan ditawarkan, tetapi yang paling harus diperhatikan adalah bagaimana sebuah tempat pariwisata dapat diolah dan dikemas dengan baik sehingga akan dapat menjadi tujuan yang sangat diminati oleh para wisatawan.
5. Seperti halnya pariwisata dunia, sebuah obyek wisata, tidak akan pernah bisa diminati oleh para wisatawan apabila segala penunjang dari obyek wisata tersebut tidak tersentuh oleh tangan para ahli yang bergerak dibidang pembuatan sarana maupun prasarananya.
6. Ketika seorang pengusaha mempunyai minat untuk membuat sebuah obyek pariwisata, maka yang harus dia pikirkan adalah bagaimana dia dapat mewujudkan impiannya dengan membangun berbagai fasilitas fisik yang akan menjadikan tempat tersebut menjadi sangat menarik dan membuat para pelaku wisata merasa jadi bagian dari lingkungannya.

Dengan melihat keenam faktor diatas, maka jelas kelihatan bahwa sebuah obyek wisata akan benar benar terasa sebagai obyek yang menarik apabila didalam proses pembangunan atau proses pembuatannya, dilakukan oleh sebuah team ahli yang bergerak didalam pengadaan sarananya dan dibantu oleh sebuah team ahli yang akan membuat perhitungan perhitungan logis bagi batasan batasan yang harus diikuti oleh para pembuatnya.
Lalu ketika seorang wisatawan datang kesuatu tempat obyek wisata, kira kira apa yang mereka cari selain alam atau obyek lainnya ?
Jawabannya hanya satu, k e n y a m a n a n .
Sebuah obyek wisata akan menjadi sangat berkesan dan akan menjadi sebuah tempat yang selalu diinginkan oleh para wisatawan, apabila disana mereka merasakan sebuah kebersamaan dengan lingkungan dengan kenyamanan yang maksimal.
Seperti halnya seorang wanita yang sangat menginginkan dirinya menarik minat kaum pria untuk melihatnya, maka sebuah tempat pariwisatapun memerlukan upaya yang maksimal untuk dapat menarik minat wisatawan untuk melihatnya.
Sebuah upaya, itulah kata kunci yang akan memulai sebuah karya arsitektur dalam sebuah tempat wisata dimana dengan karya ini diharapkan para pengunjung tempat ini akan benar benar merasakan suatu kenyamanan yang mereka inginkan sehingga kebersamaan yang mereka harapkan dengan lingkungannya akan benar benar mereka dapatkan dan seperti halnya orang yang sudah merasakan sebuah kebersamaan dengan kenyamanan yang maksimal, maka dia akan menginginkannya kembali dan inilah yang dinamakan sebuah keberhasilan dari obyek wisata tersebut.

ARSITEKTUR DALAM PERANANNYA SEBAGAI DAYA TARIK PARIWISATA

Seperti apa peranan yang akan diambil oleh arsitektur dalam sebuah keberadaan lingkungan pariwisata, hanya dapat kita rasakan apabila arsitektur benar benar merupakan bagian yang penting dalam jiwa sebuah tempat wisata. Artinya, sebuah karya arsitektur didalam sebuah obyek wisata merupakan sebuah kekuatan yang luar biasa yang dapat mempengaruhi jiwa manusia untuk dapat merasakan bahwa dirinya adalah bagian yang tidak bisa dilepaskan dari obyeknya.
Jelas disini bahwa sebuah karya arsitektur merupakan hal yang mutlak dibutuhkan untuk mengangkat sebuah tempat tujuan wisata menjadi lebih berarti secara kejiwaan dengan mengutamakan rasa nyaman yang optimal.
Akan halnya sebuah karya, maka karya arsitektur yang bertemakan sebuah tempat wisata akan berpeluang sangat luas dalam menjangkau bentuk alam yang sesuai dengan tempat dari obyek wisata tersebut. Tetapi dibeberapa tempat yang jauh dari keaslian alam, maka sebuah karya arsitekturpun akan dapat membuat manusia merasa dirinya tetap sebagai bagian dari lingkungan sekitarnya.
Sebuah bentuk yang menarik dari sebuah bangunan akan mampu membuat setiap orang yang melihat mempunyai minat untuk mengetahui lebih jauh tentang bangunan tersebut, sebaliknya sebuah bangunan yang tidak menarik, akan membuat orang tidak ingin mencoba untuk mengetahuinya lebih jauh.
Jadi, semakin baik sebuah karya arsitektur terlihat sebagai bagian utama dalam sebuah obyek wisata, maka semakin banyak orang yang ingin menikmati keberadaannya dan juga semakin banyak orang yang akan merasa betapa pentingnya peranan arsitektur didalam kebersamaannya dengan obyek wisata yang mereka kunjungi.

PARIWISATA & PERKEMBANGANNYA DI INDONESIA

Indonesia adalah negara katulistiwa yang mempunyai beragam budaya dan kesenian yang sangat memukau para wisatawan mancanegara, mengapa kekayaan budaya dan seni ini tidak begitu besar bergaung kedalam obyek wisata dunia, padahal apabila kita lihat negara negara yang dapat menarik minat wisatawan dunia tidak mempunyai kekayaan budaya dan kesenian sebanyak yang kita miliki.
Jawabannya hanya satu, kesadaran akan besarnya peranan arsitektur didalam mengolah seluruh obyek budaya tersebut masih sangat dirasakan kurang, dan kalaupun ada yang dengan sadar merasa perlu melibatkan dunia arsitektur kedalam obyek wisata, maka hanya sebatas dalam pengolahan atap bangunan yang akan diberdirikan pada lokasi tersebut dengan maksud dapat memberikan citra arsitektur daerah atau yang lebih dikenal dengan sebutan arsitektur tradisional.

Didalam pengembangan kedaerahan, perlu dikaji sekali lagi apakah arsitektur tradisionil yang selama ini sangat membuai kita dalam karya arsitektur Indonesia masih relevan dengan perkembangan teknologi dunia dan apakah masih bisa kita ajak untuk ikut berlomba dengan perkembangan arsitektur dunia?
Selama ini para arsitek kita hanya dibawa pada sebuah pemikiran arsitektur tradisional yang diciptakan oleh para leluhurnya dengan mengutamakan bentuk yang pada akhirnya hanya mengolah berbagai bentuk atap yang nota bene hanya merupakan bagian kecil dari sebuah pemikiran arsitektur tradisional, padahal kata tradisi yang dipakai sebagai kata dasar tradisional selalu mengacu pada suatu kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat pada zamannya. Jadi kata arsitektur tradisional hanya tidak lebih dikaitkan pada aspek budaya masyarakat pada saat dimana bentuk atap bangunan mulai ditemukan bahkan lebih jauh dari itu hanya sebatas pada waktu manusia Indonesia merasa perlu membuat sebuah atap yang dapat memenuhi kebutuhan spiritualnya.
Lalu apa sebenarnya yang dapat kita ambil dan kita nyatakan sebagai arsitektur trsdisional kita ini ?, adakah sebuah budaya masyarakat zaman dulu, ataukah suatu kebiasaan yang sangat umum dilakukan oleh masyarakat Indonesia pada waktu itu, atau sebuah kegiatan spirituil masyarakat zaman dulu yang menuntut adanya bentuk bentuk atap seperti yang sering kita lihat ?
Apabila kita kembali pada era jaman prasejarah, dimana manusia akan membuat sebuah tempat tinggal dengan hanya menggali lobang pada sebuah tebing dan mereka tidak membutuhkan apa yang dinamakan keindahan dan kenyamanan. Kenapa ? Jawabannya mungkin tidak ada yang tahu secara tepat karena kita tidak bisa masuk kedalam alam pikiran orang pada jaman itu. Tetapi ada satu hal yang jelas dapat kita lihat yaitu mereka membuat sebuah tempat tinggal dengan satu tujuan, terhindar dari cuaca dan keganasan alam. Rasa indah dan rasa nyaman mungkin saat itu mereka belum membutuhkannya karena mereka tidak punya alasan untuk membuatnya seperti itu, dan ada satu hal yang menarik, disaat mereka berdiam ditempat yang mereka buat dengan sangat sederhana itu, mereka telah merasakan kenyamanan utama dari satu kehidupan yaitu hangat dan tidak merasa takut pada alam sekitarnya. Jadi adalah suatu fenomena yang menarik untuk kita kaji dengan teliti, bagaimana sebuah kebutuhan utama ini dapat berkembang dengan begitu cepat sehingga menjadi suatu kebutuhan yang seolah olah harus dipenuhi oleh setiap manusia didunia ini dimanapun mereka berada.

Lalu apa yang terjadi di Indonesia ? Adakah munculnya sebuah kata tradisional akan beranjak dari kebutuhan utama ini ?
Banyak sekali kajian kajian yang telah dilakukan tentang Kata TRADISIONAL, tetapi sepertinya tidak ada satupun yang mengetahui kapan pastinya istilah ini keluar dan apa yang melatar belakangi munculnya kata ini. Lalu dimana kata ini mulai dipakai dan siapa yang mulai memakainya. Mungkin masih banyak lagi pertanyaan yang akan muncul yang berisikan pertanyaan mengenai asal mula kata tradisional ini.
Baiklah, rasanya tidak mungkin kita harus membuang waktu yang begitu banyak hanya untuk mencari kapan dan dimana orang mulai memakai kata ini,
Untuk mempersingkat waktu, kita hanya memerlukan dasar kata yang dipakai dan arti dari kata itu, sehingga kita akan melihat apakah kata tradisi benar benar merupakan kata dasar dari kata tradisional ataukah kata tradisi dan tradisional tidak mempunyai keterkaitan arti dimana dua duanya merupakan kata dasar yang mempunyai arti yang berbeda.
Tradisi dalam arti yang umum adalah suatu kebiasaan yang dilakukan oleh suatu kelompok masyarakat.
Tradisional dalam arti yang umum adalah sebuah pola kehidupan yang banyak dilakukan dengan mengacu pada kebiasaan dan juga kebutuhan utama sekelompok masyarakat
Jika kita lihat arti dari dua kata tersebut diatas, kata Tradisional mempunyai jangkauan pengertian yang lebih luas, bukan hanya sekedar mempunyai penekanan arti dari tradisi. Jadi apa sebenarnya arti dari kata tradisional jika kita kaitkan dengan kehidupan kita pada masa sekarang. Adakah kata tradisonal ini masih mengandung pengertian yang mengacu pada kebiasaan lama, ataukah kata tradisional sekarang lebih mengacu pada kebiasaan masyarakat jaman sekarang ?
Sebelum kita dapat mengolah segala potensi dan keragaman budaya kita sebagai obyek wisata yang akan diramubiaskan dengan menggunakan suatu kemampuan arsitektural, ada baiknya kita kenali dulu masalah budaya tradisional mana yang akan kita jadikan landasan, apakah budaya yang berakar pada adat istiadat jaman dulu atau budaya yang bertitik tolak pada kebiasaan jaman sekarang.
Sebagai kajian utama tentu saja kita harus mengenal terlebih dulu akar dari sebuah kebudayaan yang akhirnya akan sangat berpengaruh pada keragaman pola pikir yang kesemuanya mengacu pada dasar budaya manusia jaman sekarang. Kenapa ? Didalam perkembangan lingkup pemikiran, pola pikir jaman dulu dan pola pemikiran jaman sekarang sangat jauh berbeda, dimana pada jaman dulu pola pikir manusia masih sangat dipengaruhi oleh keberadaan suatu kebesaran dari arti suatu kedudukan dalam masyarakat dan juga pengaruh unsur spirituil yang begitu kental melekat pada pembentukan pola kehidupannya, Sedangkan pola pikir masyarakat jaman sekarang sudah sangat dipengeruhi oleh kebutuhan hidup yang sangat ditentukan oleh perkembangan teknologi yang sangat pesat perkembangannya. Jadi apakah kita akan melihat fenomena perkembangan pola pikir yang tetap mengacu pada pola lama atau pola modern seperti sekarang ini ?
Apabila pola lama kita kembangkan, sampai sejauh mana dia akan berhenti dan sampai sejauh mana dapat kita jadikan patokan dalam sebuah pola ketradisionalannya, sedangkan apabila kita menjadikan pola pikir modern seperti sekarang ini, unsur tradisional yang selama ini kita banggakan akan hilang tanpa bekas.

Kembali pada pokok pembahasan pada bagian ini, kita akan melihat masalah ini sangat terkait dengan konsep utama dari pola pariwisata kita kedepan, apakah akan tetap membuat unsur tradisional yang berdasar pada pola lama ataukah kita akan hilangkan karena sudah tidak relevan lagi dan menggantikannya dengan sebuah struktur kebudayaan Indonesia Baru yang berdasar pada pola pikir modern.
Jawaban dari pertanyaan ini akan sangat bervariasi karena setiap unsur kebudayaan akan tetap mengacu pada akar budayanya dan apabila kita merobahnya maka akan terjadi penghapusan sebuah kebudayaan yang mempunyai arti sangat penting pada perkembangan kehidupan masyarakat setempat dan dengan menghilangnya sebuah kebudayaan, maka itu berarti hilangnya sebuah kehidupan sekelompok manusia yang berbudaya.
Memang sulit bagi kita untuk memahami betapa pentingnya sebuah tradisi masyarakat jaman dulu yang merupakan akar budaya kita sekarang. Betapa pentingnya kita juga mengenal berbagai pola kehidupan masyarakat yang disebabkan oleh kemajuan jaman.

Begitu banyak tulisan yang mengetengahkan problema ini, tapi belum ada satupun yang mengeluarkan solusi dalam sebuah karya arsitektur yang nyata dapat kita bayangkan dan dapat kita rasakan kebenarannya. Dan itu memang bukan hal yang mudah…………..





Estetika

9 10 2008

Estetika adalah suatu ungkapan dalam bentuk karakter dari suatu keindahan dimana suatu keindahan adalah merupakan aktualisasi dari suatu benda atau gerakan.
Pada jaman dulu kata estetika tidak banyak digunakan karena masih sangat jarang orang mengkaitkan sesuatu keindahan dengan karakter dari keindahan itu sendiri sehingga orang hanya bilang bahwa benda itu indah atau gerakan itu indah. Dengan perjalanan waktu kata indah menginginkan suatu pengkategorian derajat sepertinya suatu keindahan apabila tidak disertai kategori atau tingkat keindahan menjadi suatu yang sangat umum.
Jadi apa bedanya indah dan estetik ?
Indah berasal dari kata Yunani aindieh yang berarti suatu yang sangat menawan dan menarik hati, dan bagi sebagian orang kata indah sepertinya sangat berkaitan dengan pemandangan. Jadi orang akan berkata indah kalau dia melihat apa yang dipandang itu menarik dan memikat.
Estetik sangat berkaitan dengan derajat keindahannya jadi seseorang dapat membandingkan bahwa sesuatu akan lebih indah dari yang lain karena mempunyai nilai estertika yang tinggi. Seperti halnya suatu nilai maka estetika mempunyai nilai yang tidak bisa disebut dengan angka dan bentuk, tetapi walaupun demikian suatu nilai yang bersifat estetika selalu mempunyai pandangan yang mengarah pada angka terutama apabila angka angka menyatakan derajat atau tingkatan dari suatu kwalitas. Jadi apabila kita membuat suatu penilaian tentang suatu benda ataupun karya seni maka yang akan kita beri penilaian adalah tingkat estetikanya bukan keindahannya karena kalau kita bicara suatu keindahan maka kita akan bingung untuk membuat suatu acuan karena kata indah sangat tidak bisa di jadikan acuan dan apabila kita membuat suatu penilaian mengenai suatu hal yang menuntut suatu kategori maka jelas kita harus mempunyai satu acuan penilaian dan itulah estetika.





Konsep

9 10 2008

Dalam segala bidang, baik itu keilmuan atau praktek praktis, istilah konsep banyak sekali digunakan dan sepertinya kata konsep sudah sangat biasa diucapkan oleh banyak orang. Tetapi, apabila kita bertanya kepada mereka apa yang dimaksud dengan konsep itu, ternyata tidak semua orang dapat menjelaskannya dengan baik. Ada yang hanya menggunakan logika dan ada juga yang mencoba dengan bahasa ilmiah yang sepertinya sangat edukatif. Tidak hanya itu saja, bahkan beberapa orang yang mengaku sangat ahli dibidangnya, begitu ditanyakan apa arti konsep, mereka juga akan menjawab dengan berbagai macam versi.
Jadi apa sebenarnya pengertian konsep yang tepat atau bagaimana uraian yang sifatnya definitif tentang Konsep ?
Untuk memberikan suatu pengertian, maka terlebih dahulu kita harus mencari asal mula keluar kata konsep.
Konsep bermula dari seorang ahli kimia yang hidup dijaman dahulu yang tengah membuat suatu ramuan untuk membuat suatu bahan yang mengandung unsur kimia atom yang mempunyai daya hancur sangat tinggi, Setelah dia mendapatkan formulanya, dia menjadi bingung, karena formula itu kemudian akan dijadikan apa. Dari situ dia mulai berfikir segala alternatif kegunaan dan bagaimana cara menggunakan dan apa kira kira akibatnya. Pada saat itulah dia menemukan suatu jalinan antara kegunaan, cara menggunakan dan akibat yang merupakan suatu himpunan yang erat berkaitan tetapi mempunyai beberapa perbedaan dan akibat dari jalinan itu adalah suatu hasil akhir yang sangat dia tidak duga sebelumnya dan dalam dia menganalisa dan mengsintesakan segala hal yang dia perlukan dalam otaknya terus berfikir bahwa proses dimana dia bekerja untuk menghasilkan sesuatu adalah suatu proses yang panjang dan hasilnya adalah suatu hasil penemuan penggunaan yang cemerlang. Pada saat itulah dia berfikir untuk memberi nama hasil penemuan dia itu dan lahirlah kata K O N S E P yang berarti suatu hasil pemikiran yang telah melalui suatu proses penganalisaan, pengsintesaan dari beberapa faktor yang mempunyai karakter yang berbeda menjadi suatu karya kreatif yang dapat mengakomodir perbedaan dari faktor terkait dan istilah yang dia pakai saat itu bukan analisa ataupun sintesa tetapi suatu penguraian dan penyatuan permasalahan yang sangat rumit dan harus dapat saling digabungkan untuk mendapatkan suatu kesatuan yang baik dan dengan suatu proses kreativitas maka kesatuan itu berhasil dijadikan suatu karya ilmiah gemilang.

Jadi pengertian konsep yang benar adalah SUATU HASIL PEMERSATUAN MASALAH YANG DILENGKAPI DENGAN KREATIVITAS UNTUK MENDAPAT SUATU HASIL YANG OPTIMAL DAN DAPAT DILAKSANAKAN DENGAN BAIK.

Berikut ini kutipan pendapat dari 3 orang Arsitek terkenal didunia

FRANK LLOYD WRIGHT

I believe that every body can say the word of concept, but I wonder all of them can say that word with full understanding what it is.
Now I am trying to explaine my opinion about concept
I know every detail of my problems, and I know that I have to do one thing to resolve them but if I don’t have any capability to make analysis and how to get the result of solving that problem, it’s nothing, but if I try to make the studies and I try to do a good plan, I’m sure I will have so many solution to get a good thing of my out put in my process. So that’s why we need to make a concept for every detail of our design.
Regarding of my words before, I can say that concept is A SOLUTION WE MADE TO ACHIEVE OUR OBYECTIVE WITH CONSIDERING ALL THE PROBLEM OF ANY MATTER INVOLVED AND WITHOUT ANY CREATIVITY, IT’S IMPOSSIBLE TO GET THE BEST ONE.

LE CORBUSIER

If I said so many people in the word can not say what concept is, it’s very arrogance, but even I hear some body say so many times, “ I have a good concept “, I wonder he or she doesn’t have any single word to make a real or what is the definition of concept.
OK I don’t mind even they can say or not, but the most important is what I say
In my opinion, the Concept is, collaboration of many characteristic matters involved in our design process with creativity as a soul.

Aero Sarrinen

According to my experience, I don’t believe that’s concept can make our life will going well. Because so many people I knew, are living without any concept and they have a good life.
But design is not a life, it’s our activity. Every day we have to do some thing to get some thing, and every time we have to think to get a better one.
So in that time we considering of many problem we got and try to make a good plan to achieve our live getting better and with our creativity we can make it.

Dari ketiga tokoh arsitek terkenal diatas, kita dapat menyimpulkan bahwa
KONSEP adalah suatu hasil pemikiran yang merupakan penggabungan berbagai macam unsur yang mempunyai karakteristik yang berbeda dimana kwalitasnya ditentukan oleh faktor kreativitas.








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.